Warga Maros Mulai Lirik Investasi Emas Batangan

Irwanto mengklaim, BSM merupakan perbankan yang memiliki aset terbesar di Indonesia.

Warga Maros Mulai Lirik Investasi Emas Batangan
TRIBUN TIMUR/ANSAR
Area Pawning Manager Makassar Maros Bank Syariah Mandiri (BSM) Irwanto Azis memberi materi dalam kegiatan Gathering perencanaan keuangan berbasis emas di The Clove Cafe kompleks terminal Maros. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Area Pawning Manager Makassar Maros Bank Syariah Mandiri (BSM) Irwanto Azis mengatakan, saat ini nasabah yang investasi emas di Maros mencapai 920 orang. Padahal program ini baru tiga bulan berjalan di BSM Maros.

"Kami ajak warga Maros untuk investasi emas dengan cicilan. Untuk cicil emas 10 gram, tiap bulannya kita hanya bayar Rp 130 ribu selama dalam tiga tahun," katanya memberi materi dalam kegiatan Gathering perencanaan keuangan berbasis emas di The Clove Cafe kompleks terminal Maros, Kamis (6/4/2017).

Irwanto mengklaim, BSM merupakan perbankan yang memiliki aset terbesar di Indonesia.

Asetnya mencapai Rp 67 triliun, outlet 865 jaringan, 12.500 jaringan ATM dan terkoneksi dengan jaringan ATM bersama.

"Investasi emas ini tidak perlu ada keahlian. Kita harus ada persiapan sejak dini untuk masa pensiunan. Jangan sampai dimasa pensiun, kita juatru sibuk cari usaha lain," katanya.

Salah satu alasannya, mengajak warga untuk investasi yakni biaya pendidikan selalu mengalami kenaikan.

"Emas tidak pernah turun, jika mengalami penurunan harga itu rekayasa manusia," ujarnya.

Penulis: Ansar
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help