TribunTimur/
Home »

Lutra

Petani Sawit Luwu Utara Rugi 177 Miliar Setahun

Kalau dirata-ratakan setiap pohon menghasilkan 10 kilogram (kg) TBS dalam sekali panen, maka produksi TBS mencapai 24.700.000 kg per panen

Petani Sawit Luwu Utara Rugi 177 Miliar Setahun
Chalik Mawardi/tribunlutra.com
Anggota DPRD Luwu Utara, M Ibrahim (kiri). 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA- Petani kelapa sawit di Kabupaten Luwu Utara disebut mengalami kerugian Rp 177 miliar dalam setahun.

"Kerugian tersebut disebabkan rendahnya harga jual Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit," kata Anggota DPRD Luwu Utara M Ibrahim kepada tribunlutra.com, kemarin.

Data Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), luas lahan kelapa sawit di Luwu Utara saat ini mencapai 19.000 hektar.

Menurut Ibrahim, rata-rata 130 pohon kelapa sawit per hektar .

Atas hitungan itu, lanjut Ibrahim, ada 2.470.000 pohon kelapa sawit di Luwu Utara.

"Kalau dirata-ratakan setiap pohon menghasilkan 10 kilogram (kg) TBS dalam sekali panen, maka produksi TBS mencapai 24.700.000 kg per panen,

nah dalam setahun 18 kali panen artinya produksi TBS di Luwu Utara dalam setahun 444.600.000 kg," tutur legislator PAN tersebut.

Jika merujuk harga ideal TBS sebesar Rp 1.300 per kg maka dalam setahun total harga TBS Rp 577.980.000.000.

"Tapi karena rata-rata harga TBS di Luwu Utara hanya Rp 900, maka totalnya hanya Rp 400.140.000.000.

Ada selisih Rp 177.840.000.000. Selisih ini merupakan kerugian petani," katanya. (*)

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Ilham Mangenre
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help