TribunTimur/
Home »

Lutim

Hasil Panen Petani di Libukan Lutim Meningkat

petani di Desa Libukan, telah ikut mewujudkan program pangan Presiden Jokowi yang telah mencanangkan pengembangan 1.000 Desa Organik di tahun 2020.

Hasil Panen Petani di Libukan Lutim Meningkat
HANDOVER
Kelompok tani harapan mulia Desa Libukan Mandiri, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, mencetak prestasi dengan hasil panen sekitar 130 ton dari hamparan tunggal yang sudah mencapai 22 hektar. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Sudirman

TRIBUN-TIMUR.COM,MALILI - Kelompok tani harapan mulia Desa Libukan Mandiri, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, mencetak prestasi dengan hasil panen sekitar 130 ton dari hamparan tunggal yang sudah mencapai 22 hektar.

Sebelumnya pada panen perdana bulan Desember tahun lalu dengan produksi 95.4 ton dengan hamparan tunggal seluas 18 hektar.

Direktur Komunikasi & Hubungan Luar PT Vale Indonesia Tbk, Basrie Kamba, mengatakan, petani di Desa Libukan, telah ikut mewujudkan program pangan Presiden Jokowi yang telah mencanangkan pengembangan 1.000 Desa Organik di tahun 2020.

Bahkan produksi padi petani meningkat menjadi 53 karung gabah kering per hektar dibandingkan musim perdana lalu yang produksinya sebesar 49 karung gabah kering.

Dari sisi pendapatan bersih, diakui petani, meningkat dari yang semula kurang dari Rp1 juta menjadi sekitar Rp 7 juta hingga Rp 15 juta.

“Bersama Pemerintah setempat, PT Vale hanya memberikan pemahaman, penyuluhan, pelatihan dan pendampingan budidaya padi organik yang sehat, ramah lingkungan dan berkelanjutan ini. Bibit, kompos, dan peralatan semua dilakukan manual dan mandiri oleh mereka. Tidak ada uang disini. Budaya ini harus dijaga. Bukan dikontaminasi,"kata  Basrie Kamba, Senin (16/5/2016).

Panen raya kedua tersebut merupakan bagian dari penerapan pola budidaya System of Rice Intensification (SRI) Organik untuk tanaman pangan yang merupakan bagian dari Program Pertanian Berkelanjutan yang digagas PT Vale bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur, dengan menggandeng konsultan pertanian Yayasan Aliksa Organik SRI.

Penulis: Sudirman
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help