UNY Berjaya di Kontes Robot PNUP

Tim robot dari Universitas Negeri Yogyakarta berjaya pada kejuaraan "Android Robotic Contest" yang digelar Himpunan Mahasiswa Elektro (HME)

UNY Berjaya di Kontes Robot PNUP
kontes robot
MAKASSAR,TRIBUN-TIMUR.COM-Tim robot dari Universitas Negeri Yogyakarta berjaya pada kejuaraan "Android Robotic Contest" yang digelar Himpunan Mahasiswa Elektro (HME) Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) di Kampus PNUP Tamalanrea.
"Himanika UNY mengirimkan dua timnya dan semuanya menjadi juara yakni tim Tirex Himanika 2 juara pertama dan Tirex Himanika 1 ada diposisi ketiga,"ujar Ketua Panitia ARC, Muhammad Farawanza, Jumat (8/11/2013).
Sementara posisi kedua diraih tim robot dari Politeknik Negeri Malang. Cacang sapaan akrab Muhammad Farawanza menjelaskan tim robot dari UNY dan Politeknik Malang telah unggul sejak babak kualifikasi. Android Robotic Contest diikuti sekitar 47 tim dari 12 perguruan tinggi se Indonesia. Meskipun mengirimkan tim terbanyak yakni sekitar 15 tim, STMIK Handayani pun tak mampu menandingi kehebatan tim robot dari Yogyakarta dan Malang.
"Dari 47 tim, 24 tim lolos ke babak Play Off dan 9 diantaranya STMIK Handayani. Tapi mereka pun tak mendapatkan juara. Di babak inikan sistemnya satu lawan satu,"tambah Cacang.

Meskipun tim dari PNUP pun tak meraih juara, Cacang mengatakan penyelenggaraan Android Robotic Contest akan memberikan banyak pelajaran bagi tim-tim robot dari berbagai perguruan tinggi yang ikut berpartisipasi.
Sebelumnya, Ketua Tim Robot Himanika UNY Arif Riyanto mengatakan track yang harus disiapkan panitia belum memberikan tantangan yang besar bagi tim robotnya.

"Kami pernah melewati track yang lebih rumit dari ini. Jadi sejak awal kami yakin bisa menang,"ujarnya.

Sementara itu, salah satu tim dari STMIK Adhi Guna Palu, Hidayat Afriyanto mengatakan kendala mereka saat melewati track yang ada karena beberapa bentuk garis belum diprogram pada robot yang mereka buat.

"Seperti tadi ada tikungan yang sangat tajam, kami belum program jenis tikungan itu pada robot kami, sehingga sensornya susah menangkap dan robot kami tak bisa melewatinya,"jelasnya. (*)

Penulis: Anita Kusuma Wardana
Editor: Muh. Taufik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved