Puting Beliung Terjang Pangkep, 45 Rumah Rusak
Puting beliung merusak 45 rumah warga.
Penulis: Mutmainnah | Editor: Ina Maharani
PANGKEP, TRIBUN-TIMUR.COM -- Angin puting beliung kembali menerjang Kabupaten Pangkep, Rabu (6/3/2013) dini hari. Puting beliung merusak 45 rumah warga.
Menurut warga, Kaharuddin Daeng Bali, peristiwa begitu cepat
terjadi. Angin berputar disertai angin kencang. Ia pun mengharapkan
bantuan pemerintah dimana yang lebih dibutuhkan warga adalah bahan
bangunan. Seperti seng dan balok.
Pantauan TRIBUN-TIMUR.COM,
Rabu (6/3/2013) warga mulai mengumpulkan sisa bahan bangunan rumah yang
rata dengan tanah. Mayoritas mereka lebih membutuhkan seng dan balok
untuk menutupi atap rumah dari hujan yang masih mengguyur Pangkep.
Menurut Kaharuddin, puting beliung sudah dua kali terjadi di kampung
ini. Dangkalnya sungai Anroappaka membuat air hujan pun meluber ke
daratan. "Air tidak lancar ke laut jadinya banjir. Sebaiknya pemerintah
memikirkan untuk mengeruk sungai dan membuat drainase," jelasnya.
Laporan Wartawan Tribun Timur Muthmainnah Amri
PANGKEP, TRIBUN-TIMUR.COM-Angin puting beliung kembali menerjang
Kabupaten Pangkep, Rabu (6/3/2013) dini hari. Puting beliung merusak 45
rumah warga. Menurut warga, Kaharuddin Daeng Bali, kejadian begitu cepat
terjadi. Angin berputar disertai angin kencang. Ia pun mengharapkan
bantuan pemerintah dimana yang lebih dibutuhkan warga adalah bahan
bangunan. Seperti seng dan balok.
Pantauan TRIBUN-TIMUR.COM,
Rabu (6/3/2013) warga mulai mengumpulkan sisa bahan bangunan rumah yang
rata dengan tanah. Mayoritas mereka lebih membutuhkan seng dan balok
untuk menutupi atap rumah dari hujan yang masih mengguyur Pangkep.
Menurut Kaharuddin, puting beliung sudah dua kali terjadi di kampung
ini. Dangkalnya sungai Anroappaka membuat air hujan pun meluber ke
daratan. "Air tidak lancar ke laut jadinya banjir. Sebaiknya pemerintah
memikirkan untuk mengeruk sungai dan membuat drainase," jelasnya.