Indonesia "Penguasa" di Rumah Sakit Singapura
Pasien asing kembali berjubel di rumah sakit di Singapura. Pasca terjadinya penurunan, menyusul krisis ekonomi global 2009
Lima rumah sakit yang menjadi sasaran warga asing adalah RS Mount Elizabeth cabang Orchard, RS Parkway, RS Gleneagles, RS Parkway East , dan RS Mount Elizabeth cabang Novena. Pasien dari Indonesia menduduki urutan pertama. Separuh dari pasien asing yang datang ke Singapura berasal dari tanah air. Malaysia, Bangladesh, Vietnam, dan Myanmar menyusul di urutan berikutnya.
Dr Lim Suet Wun, executive vice-president dari Singapore Operations for the Parkway Pantai Group, menjelaskan bahwa jumlah pasien asing di lima rumah sakit itu memperlihatkan tren pertumbuhan yang positif dan stabil. "Mereka datang mulai dari sekedar check-up kesehatan sampai menjalani operasi yang kompleks."
Dr Lim menambahkan, biaya check up sekitar 500-2.000 dollar Singapura (sekitar 4 juta sampai 16 juta rupiah), angka yang cukup menjanjikan untuk menunjang pendapatam dan biaya operasional rumah sakit mengingat ada lebih dari 10.000 pasien asing yang datang setiap tahun.
Indonesia dilihat sebagai negara yang saat ini pertumbuhan ekonominya sedang tinggi dan melahirkan warga-warga kelas menengah baru. Golongan baru ini relatif kesulitan mendapatkan perawatan kesehatan yang maksimal untuk kasus seperti transplantasi organ dan perawatan kanker. Mereka memilih terbang ke negeri jiran untuk mendapatkan kualitas pelayanan yang lebih baik.