Pendaftaran Pilgub Sulsel
Dukungan Republikan ke Garuda-Na Palsu?
ditandatangani oleh Wakil Ketua DPD Partai RepublikaN, Sugiarty Mangun Karim, padahal kabarnya ia tidak pernah menandatanganinya.
Tayang:
Editor:
Ina Maharani
Makassar, Tribun-timur.com -- Dukungan Partai Republik Nusantara Sulsel untuk
pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Andi Rudiyanto
Asapa-Andi Nawir Pasinringi (Garuda-Na) yang diserahkan di detik-detik
terakhir masa pendaftaran kandidat di KPU Sulsel diduga merupakan
dukungan palsu.
Sumber Tribun mengatakan surat dukungan RepublikaN di "injury time" tersebut ditandatangani oleh Wakil Ketua DPD Partai RepublikaN, Sugiarty Mangun Karim, padahal kabarnya anggota DPRD Sulsel tersebut tidak pernah menandatanganinya.
"Cobaki tanya ibu Sugiarty Mangun Karim, beliau itu yang tandatangani surat rekomendasi RepublikaN untuk Garuda-Na, tapi ternyata ibu Sugi merasa tidak pernah menandatanganinya," kata sumber tersebut, Kamis (20/9/2012).
Dukungan Garudana saat pendaftaran kandidat di tutup mencapai 18,04 persen. Kemarin, Rabu (19/9) KPU Sulsel memastikan hasil verifikasinya di DPP, salah satu partai pendukung pasangan Rudiyanto, PPDI yang memiliki 1,14 persen hengkang dan mendukung kandidat lain, praktis dukungan pun tersisa 16,9 persen
Republikan memiliki persentase dukungan sebesar 1,57 persen. Jika dugaan dukungan Republikan untuk pasangan Garuda-na memang palsu, maka pundi-pundi dukungan Garuda-na tersisa 15,33 persen.
Sayangnya, Sugiarty Mangun Karim saat coba dikonfirmasi via telepon selulernya tidak merespon dan SMS yang dikirimkan Tribun pun tidak digubrisnya. (*)
Sumber Tribun mengatakan surat dukungan RepublikaN di "injury time" tersebut ditandatangani oleh Wakil Ketua DPD Partai RepublikaN, Sugiarty Mangun Karim, padahal kabarnya anggota DPRD Sulsel tersebut tidak pernah menandatanganinya.
"Cobaki tanya ibu Sugiarty Mangun Karim, beliau itu yang tandatangani surat rekomendasi RepublikaN untuk Garuda-Na, tapi ternyata ibu Sugi merasa tidak pernah menandatanganinya," kata sumber tersebut, Kamis (20/9/2012).
Dukungan Garudana saat pendaftaran kandidat di tutup mencapai 18,04 persen. Kemarin, Rabu (19/9) KPU Sulsel memastikan hasil verifikasinya di DPP, salah satu partai pendukung pasangan Rudiyanto, PPDI yang memiliki 1,14 persen hengkang dan mendukung kandidat lain, praktis dukungan pun tersisa 16,9 persen
Republikan memiliki persentase dukungan sebesar 1,57 persen. Jika dugaan dukungan Republikan untuk pasangan Garuda-na memang palsu, maka pundi-pundi dukungan Garuda-na tersisa 15,33 persen.
Sayangnya, Sugiarty Mangun Karim saat coba dikonfirmasi via telepon selulernya tidak merespon dan SMS yang dikirimkan Tribun pun tidak digubrisnya. (*)