Pemilihan Gubernur Sulsel
Jusuf Kalla Sebut Sayang dan IA Beda Tipis
Mantan Wakil Presiden RI HM Jusuf Kalla menilai elektabilitas dua pasang Calon Gubernur dan Wakil Gubernur incumbent
Tayang:
Editor:
Ina Maharani
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Mantan Wakil Presiden RI HM Jusuf Kalla menilai elektabilitas dua pasang
Calon Gubernur dan Wakil Gubernur incumbent Sulsel Syahrul Yasin
Limpo-Agus Arifin Nu'mang (Sayang) dan Ilham Arief Sirajuddin-Abdul Aziz
Qahhar Mudzakkar (IA) beda tipis di pemilihan 22 Januari 2013.
Komentar Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) ini saat mengunjungi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeneponto milik PT Bosowa Energi di Desa Puna Gaya, Jeneponto, Minggu (16/9).
"Ya terpilihlah Gubernur yang terbaik, pasti yang terbaik dipilihlah (keduanya), semuanya (Sayang dan IA) punya khas, kalaupun ada yang menang, menang tipis saja," kata pria asal Bone ini sambil tertawa.
Menurut tokoh Perdamaian ini, Pilgub Sulsel 22 Januari 2013 bakal berlangsung satu putaran. Alasan JK, Sayang head to head IA. JK menilai pasangan Andi Rudiyanto Asapa-Nawir Pasinringi (Garudana) tidak lolos masuk arena pilgub.
"Ini satu putaran karena cuma dua, kan sekarang ada tiga mendaftar di KPU, tapi yang satu itu (Garudana) tidak lolos, yang satu itu tidak memenuhi syarat jadi cuma satu putaran," JK menambahkan.(*)
Komentar Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) ini saat mengunjungi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeneponto milik PT Bosowa Energi di Desa Puna Gaya, Jeneponto, Minggu (16/9).
"Ya terpilihlah Gubernur yang terbaik, pasti yang terbaik dipilihlah (keduanya), semuanya (Sayang dan IA) punya khas, kalaupun ada yang menang, menang tipis saja," kata pria asal Bone ini sambil tertawa.
Menurut tokoh Perdamaian ini, Pilgub Sulsel 22 Januari 2013 bakal berlangsung satu putaran. Alasan JK, Sayang head to head IA. JK menilai pasangan Andi Rudiyanto Asapa-Nawir Pasinringi (Garudana) tidak lolos masuk arena pilgub.
"Ini satu putaran karena cuma dua, kan sekarang ada tiga mendaftar di KPU, tapi yang satu itu (Garudana) tidak lolos, yang satu itu tidak memenuhi syarat jadi cuma satu putaran," JK menambahkan.(*)