Sabtu, 29 November 2014
Tribun Timur

Bupati Barru Minta Ditegur

Kamis, 9 Agustus 2012 14:29 WITA

Laporan: Akbar Mangenre Kurusi Staf bagian pemberitaan pada Humas & Protokol Setda Barru


TRIBUN-TIMUR.COM -- Dengan suasana santai di teras belakang rumah Jabatannya, Bupati Barru, Ir. H. A. Idris Syukur, MS, Rabu malam (7/8/12) mengundang beberapa insan pers untuk ngopi bersama Bupati Barru dalam acara refleksi dua tahun kepemimpinannya menjadi Bupati Barru tepat jatuh pada hari ini, 10 Agustus 2012. Demikian dilaporkan oleh Akbar Mangenre Kurusi, S.IP, dari Humas Pemerintah Kabupaten Barru.
Dalam acara tersebut, Bupati Barru, Ir. H. A. Idris Syukur, MS, menyampaikan bahwa untuk melihat kesuksesan suatu pemerintahan maka lihatlah sejauh mana pemerintahan itu menjalankan dokumen-dokumen perencanaan yang telah ditetapkan di Rencana Pembangunan Jangka Panjang, Jangka Menengah, dan Jangka Pendek, serta pada dokumen Rencana Tata ruang dan Rencana Wilayah yang telah ditetapkan.  Oleh karenanya, setiap policy, kebijakan, haruslah berdasarkan pada dokumen-dokumen tersebut karena didalamnya sudah ada indicator-indikator pencapaian keberhasilan yang telah dilakukan. Makanya, Idris Syukur, mewanti-wanti kepada Kepala Bapedda Kabupaten Barru untuk “menegurnya” jika ada kebijakan yang salah arah yang tidak sesuai dengan perencanaan pembangunan.
Agar perencanaan tersebut bisa berhasil dengan baik maka dalam dua tahun kepemimpinannya, Idris Syukur memperkuat tiga unsur yaitu Kelembagaan, Sumber Daya Manusia, dan Anggaran. Tentunya ketiga unsur tersebut dikelola dengan system manajemen yang baik. Melalui Perencanaan yang matang, Pengorganisasian yang baik, Pengorganisasian yang efektif, pengawasan yang ketat, serta evaluasi yang cermat. Dengan langkah ini, Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten Barru telah mencapai target bahkan melampauinya jika melihat target tahapan yang harus dicapai di tahun kedua pada dokumen perencanaan yang ada.
Dikesempatan itu Bupati juga mengungkapkan beberapa pencapaian-pencapaian yang telah dilakukannya seperti pemberdayaan aparatur secara profesiaonal. The Right man on the right pleace. Mulai tahun ini sudah diberikan insentif berupa pakasi kepada pegawai. Dengan demikian diharapkan muncul sebuah team work yang kuat dan ini sudah mulai nampak. Semua sector diharapkan by system. Tahun ini pada beberapa sector pelayanan telah menggunakan system elektronik. Ini dilakukan agar Pelayanan bisa cepat, jelas, transparan dan akuntabel. Untuk sector keuangan, sedikit demi sedikit defisit APBD sudah berkurang, dan direncanakan tidak lagi ada defisit. Laporan Keuangan Daerah berhasil meraih predikat Wajar Dengan Pengecualian. Jika asset telah dibenahi dengan baik, maka tidak mustahil tahun depan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) akan diraih.
Tahun ini pula ada dua puskesmas yaitu Puskesmas Pekkae dan Puskesmas Soppengriaja meraih sertifikat ISO. Demikian pula dengan peningkatan produksi pangan yang mencapai 5%. Telah dibangun pula satu tambahan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk memenuhi permintaan tenaga trampil yang mulai banyak dengan banyaknya investor besar yang berusaha di Kabupaten Barru. Pencapaian lainnya adalah dua tahun terakhir ini meraih piala adipura. Begitupula dengan target 100% wilayah Barru akan terjangkau listrik di akhir tahun 2012.
Hal yang juga sangat disyukuri oleh Idris Syukur di dua tahun kepemimpinannya adalah suasanan Barru yang tetap konsunsif, aman dan tanpa gejolak yang berarti. Gaji pegawai tidak pernah terlambat dibayarkan, dan tidak pernah ada gejolak dalam permasalahan sertifikasi guru. Ungkap akbar mengakhiri.
Penulis: CitizenReporter
Editor: Ina Maharani

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas