Baliho Balon Kepala Daerah Diturunkan di Bengo dan Lapri
Sementara itu, Camat Bengo Anwar membantah tudingan tersebut.
Penulis: Mahyuddin | Editor: Ridwan Putra
Penurunan spanduk disinyalir atas permintaan Pak Camat dari kedua kecamatan tersebut kepada kepala desa setempat, namun beberapa baliho balon kepala daerah tertentu lainnya malah tetap terpasang.
"Sejak tanggal 22 Juni kemarin Camat meminta sejumlah baliho selain
baliho balon tertentu diturunkan tanpa alasan jelas. Ini tentu dapat
mencederai demokrasi di Kabupaten Bone," ungkap salah satu pemerhati
politik Bone M Djunaid yang mendapat informasi tersebut, Senin (26/6/2012)
kepada wartawan.
Menurutnya, penurunan baliho itu menunjukkan intimidasi kepada
masyarakat karena
hanya baliho balon tertentu saja yang dipajang sedangkan yang lainnya
diturunkan.
"Biarkan masyarakat yang menentukan pilihan sehingga semua elemen masyarakat dapat menikmati demokrasi yang kita junjung tinggi bersama," ungkapnya.
Sementara itu, Camat Bengo Anwar membantah tudingan tersebut. Ia juga
menjelaskan, pihaknya tidak pernah meminta apalagi memerintahkan kepala
desa untuk menurunkan baliho, justru menurutnya, di Kecamatan Bengo,
baliho balon Bupati dan Gubernur kian bertambah.
"Bahkan saya selalu menghimbau masyarakat melalui mesjid-mesjid agar
masyarakat tidak mengganggu baliho yang ada. Kalau ada yang menuding,
saya berani jelaskan," jelasnya.(*)