Rabu, 26 November 2014
Tribun Timur

Indonesia Baru Mau Daftar Tari Tor-tor ke Unesco

Rabu, 20 Juni 2012 17:30 WITA

Indonesia Baru Mau Daftar Tari Tor-tor ke Unesco
TRIBUN MEDAN/DEDY SINUHAJI
Masyarakat Batak Toba menari tor-tor saat melakukan unjuk rasa di kantor Konjen Malaysia di Medan, Rabu (20/6/2012). Mereka mengecam keras pihak Malaysia yang mengklaim tarian tor-tor dan alat musik gondang sembilan
TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA - Pemerintah dalam waktu dekat ini akan melakukan kajian mendalam untuk mendaftarkan tari Tor-Tor yang merupakan budaya asli suku Batak ke Unesco. Sebelumnya tari Tor-Tor sudah termasuk dalam inventarisasi Kemendikbud nomor 652 yang proses inventarisasi tersebut dilakukan 2010 silam.

"Kami (Kemendikbud) akan mendaftarkan tari Tor-Tor ke Unesco setelah Subak dari Bali resmi menjadi warisan budaya dunia yang ditandatangani oleh Unesco," ujar Wiendu Nuryanti, Wamendikbud, di Nusantara I, Jakarta, Rabu(20/06/2012).

Dia juga menambahkan alasan Subak menjadi prioritas kerena Indonesia sudah berjuang selama kurang lebih 12 tahun agar subak diakui Unesco menjadi warisan budaya dunia.

Wamendikbud juga turut menjelaskan bahwa pendaftaran tari Tor-Tor menjadi warisan dunia paling cepat tahun depan. Hal tersebut lebih diakibatkan adanya pemangkasan anggaran yang dilakukan oleh Unesco sehingga setiap negara yang dulunya dapat mendaftarkan tiga objek menjadi calon warisan budaya dunia, sekarang hanya satu saja per tahun.

Pendaftaran menjadi calon warisan budaya dunia ke Unesco tersebut dilakukan pada bulan Maret. "Indonesia punya kesempatan untuk mendaftarkan Tari Tor Tor pada tahun depan karena Unesco membuka pendaftaran untuk menjadi calon warisan budaya dunia dilakukan setiap Maret dan Maret juga sudah berlalu," tambahnya.

Lebih jauh lagi dia menyebutkan bahwa selama ini pemerintah telah melalukan inventarisasi terhadap warisan budaya hingga mencapai jumlah 2107 dan jika melihat kekayaan budaya Indonesia maka jumlah tersebut akan terus bertambah.

Wiendu juga menyebutkan bahwa Kemendikbud setiap tahun berencana akan memilih satu satu dari warisan budaya untuk menjadi warisan budaya dunia. Indonesia memiliki Borobudur, Prambanan, Situs Sangiran, Batik, Keris, Angklung, Wayang, Tari Saman, dan lain-lainnya yang telah diakui oleh Unesco sebagai warisan budaya dunia.(*)

Editor: Ridwan Putra
Sumber: Kompas.com

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas