• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Tribun Timur

Divonis Mati, 3 Mafia Italia Hidup Bebas di Australia

Sabtu, 16 Juni 2012 14:01 WITA
Divonis Mati, 3 Mafia Italia Hidup Bebas di Australia
ilustrasi
TRIBUN-TIMUR.COM, ADELAIDE - Tiga tokoh mafia "sangat berbahaya" asal Italia dan telah dijatuhi hukuman penjara (tanpa kehadiran mereka atau in absentia) oleh pihak berwenang di negara asalnya, sejak puluhan tahun lalu hidup bebas di Australia.

Ketiga tokoh dimaksud, yaitu Nicola Ciconte, Vinzenzo Medici, dan Michael Calleja, dinyatakan terbukti berperan dalam usaha menyelundupkan 500 kilogram kokain ke Australia.

Menurut laporan mingguan Herald Sun, polisi Italia dan Australia mendapatkan informasi bahwa kokain tersebut—yang sampai sekarang belum ditemukan—akan diselundupkan masuk ke Melbourne, kemudian dibawa dengan truk ke Sydney, dan dibawa dengan truk lainnya ke Adelaide.

Atas perannya dimaksud, Ciconte (56), asal negara bagian Victoria, dan sekarang tinggal di Gold Coast, Queensland, dijatuhi hukuman penjara 25 tahun bulan lalu oleh pengadilan di kota Calabria. Menurut jaksa penuntut, Ciconte dan beberapa bos mafia lainnya dari Calabria beperan sebagai "promotor, direktur, penyandang dana, dan pengorganisasi" rencana mengimpor kokain yang berasal dari kartel Kolombia masuk ke Australia antara tahun 2002 dan 2004.

Medici (47) dan Calleja (53), keduanya asal Melbourne, dinyatakan bersalah membantu Ciconte dan dihukum masing-masing 15 tahun penjara. Menurut asisten jaksa penuntut Italia, Maria Vittoria De Simone, Italia akan mendesak Pemerintah Australia untuk mengekstradisi para tokoh mafia tersebut. "Kami mendukung usaha ekstradisi. Mereka sudah dinyatakan bersalah dengan hukuman berat dan sangat berbahaya," kata De Simone.

Polisi Australia sudah melakukan penyelidikan mengenai keberadaan trio mafia tersebut, tetapi kemudian mengatakan bahwa bukti-bukti yang ada tidak cukup kuat untuk menahan mereka di Australia. Menurut pihak berwenang Italia, kontak utama Ciconte di Italia adalah bos mafia Calabria, Vincenzo Barbieri, yang juga dihukum karena perannya dalam kasus ini, tetapi ditembak mati tahun lalu.

Menurut laporan koresponden Kompas L Sastra Wijaya di Australia, antara tahun 2002 sampai 2004, polisi Italia merekam pembicaraan antara Barbieri di Calabria dan Ciconte di Australia, dan juga merekam pertemuan di Italia antara Ciconte dan rekannya dengan Barbieri dan para tokoh mafia lainnya. Mafia Calabria yang dikenal dengan nama "Ndrangheta atau Masyarakat Terhormat" memiliki akar yang dalam di negara bagian New South Wales, Victoria, dan South Australia karena banyaknya imigran asal Italia yang pindah ke sini puluhan tahun lalu.

"Kami mendesak Pemerintah Australia untuk mengingat bahwa Ndrangheta merupakan organisasi yang berbahaya di negeri yang jauh dari Italia. Ndrangheta adalah organisasi yang menjalankan pasar kokain internasional.

Mereka tidak melakukan bisnis di Calabria, tetapi di seluruh dunia. Mereka sudah menyusup ke semua sektor ekonomi, dan menguasai para politisi di tingkat nasional dan internasional. Saya mendesak Australia untuk tidak meremehkan organisasi ini, sebelumnya semuanya terlambat," kata De Simone kepada Herald Sun.

Ciconte adalah putra dari seorang migran Calabrian yang pindah ke Australia pada tahun 1955, dan menjalin hubungan dengan mafia karena hubungan keluarga di Italia. Ayah Medici adalah tokoh terkenal mafia yang dibunuh pada awal tahun 1980-an.(*)
Editor: Ridwan Putra
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
92552 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas