15 Ton Biji Kakao Diserahterimakan di KIMA
Tercatat Indonesia merupakan penghasil biji kakao tertinggi ke tiga setelah Pantai Gading dan Gana
Tayang:
Penulis: Hajrah | Editor: Ridwan Putra
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 3 lot atau 15 ton biji kakao diserahterimakan dalam kontrak berjangka kakao (CCB)
oleh Bursa Berjangka Jakarta atau Jakarta Futures
Exchange (JFX) dan PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) di gudang Bumi Tangerang (BT)
Cocoa, Jl Ir Sutami 19 (samping tol bandara), Senin (14 /5/2012).
Serah terima fisik kakao dilakukan antara PT Core Indonesia selaku penjual, dalam hal ini oleh Dirut PT Core Indonesia, Alusius Wayandanu, dengan PT Bumi Tanggerang (BT) Cocoa Indonesia selaku pembeli, oleh Dirut (BT) Cocoa Indonesia, Sindra Widjaja.
Tercatat Indonesia merupakan penghasil biji kakao tertinggi ke tiga setelah Pantai Gading dan Gana. Tahun 2011 Indonesia memproduksi sekitar 460 ribu ton pertahun dan sekitar 60 persen atau 100 ribu berasal dari SulSel.
"Dari pencapaian itu kami optimis di tahun 2012 ada peningktan hingga 560 ribu ton produksi tercipta", kata Sindra Widjaja.(*)
Serah terima fisik kakao dilakukan antara PT Core Indonesia selaku penjual, dalam hal ini oleh Dirut PT Core Indonesia, Alusius Wayandanu, dengan PT Bumi Tanggerang (BT) Cocoa Indonesia selaku pembeli, oleh Dirut (BT) Cocoa Indonesia, Sindra Widjaja.
Tercatat Indonesia merupakan penghasil biji kakao tertinggi ke tiga setelah Pantai Gading dan Gana. Tahun 2011 Indonesia memproduksi sekitar 460 ribu ton pertahun dan sekitar 60 persen atau 100 ribu berasal dari SulSel.
"Dari pencapaian itu kami optimis di tahun 2012 ada peningktan hingga 560 ribu ton produksi tercipta", kata Sindra Widjaja.(*)