Senin, 24 November 2014
Tribun Timur

Anggota Legislatif Bone Daftar di GPMBB

Jumat, 4 Mei 2012 15:23 WITA


WATAMPONE, TRIBUN-TIMUR.COM-Gerakan Masyarakat Peduli Bone Bersatu (GPMBB) telah membuka pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati Bone melalui jalur perseorangan atau jalur independen. Secara resmi pengambilan formulir untuk balon Bupati dan Wakil dimulai Jumat 4 Mei hingga Minggu 6 Mei, sedangkan untuk pengembalian formulir atau pendaftaran dibukan mulai tanggal 7 sampai 13 Mei.

Menurut Koordinator GPMBB Ali Imran, langkah yang ditempuhnya untuk mengusung calon indevendent itu didasarkan pada hasil amendemen  undang-undang nomor 32 tahun 2004 tentag pemerintahan daerah, dimana dalam aturan tersebut memberikan peluang bagi perorangan untuk mendaftar sebagai calon kepala daerah melalui jalur independen.

"Saat ini  di Bone semua bakal calon bupati atau wakil Bupati hanya menggunakan jalur partai, padahal ada jalur indevenden yang bisa digunakan," ucap Ali Imran.

Padahal menurut Ali Imran ada kelebihan jika kepala daerah melalui jalur independen, sebab jika terpilih kontaminasi dengan partai tertentu sangat kurang, hal itu nanti akan berdampak baik kepada roda pemerintahan,  bisa lebih banyak mencurahkan perhatiannya kepada peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

Ali Imran mengaku pihaknya dapat membantu calon independen yang diusung GPMBB ini untuk mengumpulkan Kartu Tanda Penduduk atau Kartu Keluarga sekitar dan dukungan kepada kandidat yang diusung sebanyak 15 ribu.

"Untuk di Bone dengan pemilih sekitar 500 ribu jiwa dari 900 ribu jiwa penduduk Bone, maka KTP atau KK yang dibutuhkan sebagai pensyaratan sebanyak 35 ribu KTP,  kita dari GPMBB dengan jaringan yang ada insyallah dapat mengumpulkan KTP sampai 15 ribu, selebihnya kita akan upayakan sama-sama dengan calon yang diusung," papar Ali Imran.

Ali Imran menjelaskan pensyaratan yang menentukan kandidat diusung oleh GPMBB yakni kandidat bersedia membuat kontrak politik dengan GPMBB, yang berisikan menyanggupi mendistribusikan anggaran otonomisasi desa minimal Rp 100 juta pertahun, program pemberdayaan masyarakat yang memanfaatkan potensi daerah seperi potensi budaya dan pariwisata, kewiraushaan.

"Syarat itu nanti tertuang dalam visi misi, dan yang terpenting mau membuat pernyataan siap mengundurkan diri jika selama dua tahun pemerintahan tidak mampu memberi perubahan yang signifikan di Bone," ucap Ali Imran.

Dari informasi yang dihimpun, beberapa orang sudah menyatakan  untuk mendaftar di GPMBB agar diusung lewat jalur independen, seperti Wakil Ketua Komisi IV Andi Darwis Massalinri, Ketua PDI-P Dr Andi Mappamadeng Dewang.

Andi Darwis yang dimintai tanggapnnya menggenai upaya GPMBB untuk mengusung calon disambut baik, katanya jalur indevenden lebih efektif dan efisien.

"Saya kira ini terobosan baru, baik dari sisi politis, maupun dari sisi program yang ditawarkan, memang sampai saat ini belum kelihatan ada calon yang inovatif dalam menawarkan jualan program politik kemasyarakat, ini akan menjadi alternatif tawaran kepada masyarakat," papar Andi Darwis. (*)
Penulis: Mahyuddin
Editor: Muh. Taufik
Sumber: Tribun Timur

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas