Ketua PBB Bone Tolak Teken Surat Pernyataan Golkar
Tribun Timur - Senin, 30 April 2012 15:20 WITA
Berita Terkait
- Belasan Pengurus Golkar Pinrang Terancam Dipecat
- Begini Cara SMP 6 Watampone Cari Bakat Seni
- Sesepuh Watampone All Out Dukung SUKA
- 50 Caleg Golkar Wajib Menangkan SUKA
- ATM Beserta PIN Hilang, Tabungan Haji Melayang
- 6 Mantan Peserta Pilkada Bone Maccaleg
- Penumpang Rute Bone-Makassar di Bandara Bone Sepi
- Disebut Mahluk Aneh, Nenek Ini Nekad Minum Racun
- Supomo: Saya Ini Sangat Sehat
- Bocah di Bajoe Manfaatkan Libur Dengan Cari Kerang
TRIBUN-TIMUR.COM, WATAMPONE - Ketua DPC Partai Bulan Bintang Bone Syaifullah Latif mengembalikan
formulir pendaftaran balon Wakil Bupati Bone ke Kantor DPD II Golkar
Bone, Senin (30/4/2012) siang.
Saat mengembalikan formulir pendaftaran, Syaifullah menolak menandatangani surat pernyataan formulir pendaftaran lantaran tidak sesuai dengan mekanisme partainya.
"Persyaratan yang tertera dalam formulir tidak sesuai dengan mekanisme dalam partai saya sehingga formulir saya kembalikan tanpa menandatangani surat pernyataannya, " jelas Wakil Ketua Komisi I DPRD Bone tersebut.
Ia juga memaparkan, pendaftarannya itu sesuai dengan juknis PBB dan untuk memenuhi kursi balon yang hendak mengisi kursi balon Bupati dan Wakil Bupati yakni minimal memiliki tujuh kursi dan 15 persen presentase suara. PBB sendiri hanya memiliki tiga kursi di DPRD Bone sehingga untuk memenuhi persyaratan itu, pihaknya harus membangun koalisi dengan partai lain.
"Saya menghargai mekanisme Partai Golkar namun saya tidak mungkin meninggalkan mekanisme partai yang membesarkan saya, " jelas Syaifullah.(*)
Saat mengembalikan formulir pendaftaran, Syaifullah menolak menandatangani surat pernyataan formulir pendaftaran lantaran tidak sesuai dengan mekanisme partainya.
"Persyaratan yang tertera dalam formulir tidak sesuai dengan mekanisme dalam partai saya sehingga formulir saya kembalikan tanpa menandatangani surat pernyataannya, " jelas Wakil Ketua Komisi I DPRD Bone tersebut.
Ia juga memaparkan, pendaftarannya itu sesuai dengan juknis PBB dan untuk memenuhi kursi balon yang hendak mengisi kursi balon Bupati dan Wakil Bupati yakni minimal memiliki tujuh kursi dan 15 persen presentase suara. PBB sendiri hanya memiliki tiga kursi di DPRD Bone sehingga untuk memenuhi persyaratan itu, pihaknya harus membangun koalisi dengan partai lain.
"Saya menghargai mekanisme Partai Golkar namun saya tidak mungkin meninggalkan mekanisme partai yang membesarkan saya, " jelas Syaifullah.(*)
Penulis : Mahyuddin
Editor : Ridwan Putra
