Pilgub Sulsel
Golkar Harap Roem Kembali ke Kapal Induk
Golkar Harap Roem Kembali ke Kapal Induk
Kapal Induk adalah nama kubu pendukung bakal calon (balon) gubenur incumbent Sulsel 2013-2018 Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang juga ketua DPD Golkar Sulsel.
Menurut Armin yang juga anggota Komisi E DPRD Sulsel ini, Roem adalah senior di Golkar Sulsel dan sangat paham bahwa mekanisme internal Golkar sesuai juklak terbaru
"Kalaupun saat ini kak Roem agak sedikit kecewa, saya kurang paham sebabnya apa dan kecewa pada siapa. Kalau karena soal posisi wagub pendamping SYL, setahu saya sampai saat ini mekanisme Partai Golkar tentang penentuan wakil masih berjalan," kata Armin kepada tribun-timur.com, Kamis (29/3/2012).
"Saya kira demikian mekanisme yang saya tahu, sehingga semua harus tunduk pada mekanisme seperti itu dan tak perlu ada yang mesti kecewa. Tapi kalo ada yang kecewa karena tidak terjaring hasil survey, secara manusiawi itu wajar. Kalaupun dikatakan jika kak Roem kecewa dan akan membelakangi putusan partai jika tidak terjaring survey, 100 persen saya jamin hal demikian tidak akan pernah terjadi," Armin menambahkan.
Armin membantah usulan sosiolog Universitas Hasanuddin Dr Muhammad Darwis agar Roem tak usah naik kapal induk. Armin menuding Darwis salah alamat. "Orang yang mengharapkan kak Roem melakukan sikap seperti itu saya kira salah alamat karena Kak Roem bukanlah seperti mereka-mereka itu," tegas Armin.
Roem yang dulunya mengaku ingin menjadi pasangan Syahrul di pilgub 2013 ini mengaku ogah naik kapal induk saat menyambangi wartawan di ruang media, Kantor DPRD Sulsel, Makassar, Selasa (27/3)
"Ya, kalau sudah penuh (kapal induk) maka kami tidak usah ikut berlayar. Itu penuh karena tidak ada yang mau turun," kata Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel ini dengan raut muka cemberut beberapa hari lalu. (*/tribun-timur.com)