Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Gaji Belum Dibayar, Buruh Segel SD Tanah Lemo

Gaji Belum Dibayar, Buruh Segel SD Tanah Lemo

Tayang:
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Muh. Irham
BULUKUMBA, TRIBUN-TIMUR.COM - Karena gaji belum dibayar, buruh yang mengerjakan pembangunan SD Negeri 236 Tanah Lemo, Kelurahan Tana Beru, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, menyegel pintu sekolah tersebut, Rabu (28/3/2012).

"Teman-teman menyegel karena rekanan belum membayar gaji kami sebagai buruh. Padahal kami sudah kerjakan bangunan itu," kata Jamaluddin, kordinatoor buruh bangunan SDN 236.

Pembangunan rehab tiga ruang kelas belajar (RKB) telah menggunakan anggaran Rp 154 juta yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2011 lalu yang dikerjakan oleh CV Dewi Putra.

Kepala SD Negeri 236 Tanah Lemo Yusran mengharapkan kepada pihak buruh bangunan agar tidak menutup sekolah tersebut. Begitu pula pihak Pemkab agar segera mencairkan gaji mereka.

"Pihak keuangan Pemkab harus membayar pekerja karena kami tidak bisa menggunakan ruangan ini karena pintunya disegel," kata Yusran.

Akibatnya para guru di tempat tersebut terpaksa menggunakan ruang perpustakaan untuk proses belajar mengajar sementara. Dia juga mengatakan bahwa aksi tersebut sangat mengganggu proses belajar mengajar, apalagi menjelang pelaksanaan Ujuan Akhir Sekolah (UAS).

Kepala Disdikpora Bulukumba Andi Abkar Amier menjelaskan bahwa pihak rekanan belum dibayar karena batas pekerjaannya telah melewati batas.

"Ini belum dibayarkan karena pihak rekanan telah melewati batas pekerjaannya. Yang seharusnya perampungannya telah berakhir Desember tahun lalu," kata Akbar.

Rencananya pihak Pemkab Bulukumba baru akan membayar pihak rekanan melalui APBD Perubahan akhir tahun ini. (*/tribun-timur.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved