Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Citizen Reporter

Messi Populer di Madinah, Rooney di Mekah

Messi Populer di Madinah, Rooney di Mekah

Tayang:
Editor: Muh. Irham
TRIBUN-TIMUR.COM - ANAK muda di Arab Saudi, termasuk di dua kora suci, Medinah dan Mekah gandrung dengan sepakbola khususnya Liga Eropa.

Tak heran, di masa liburan sekolah seperti sekarang, anak -anak banyak bermain bola dengan kostum idola masing-masing.

Dari pantauan Tribun, Selasa (27/3), sebagian besar anak-anak usia 8-13 tahun bermain bola dengan kostum klub papan atas Inggris Manchester Uniter (MU) dengan tullsan nama striker tim ini (Wyne) Rooney di punggung.

"Saya mengidolakan Rooney dan teman-teman di kelas saya banyajk yang suka Rooney," kata Waleed (12) saat ditemui sedang bermain bola di kawasan Syaukia, Mekah.

Saat melaksanakan salat Lohor di Masjidil Haram, ada lima remaja yang memakai kostum MU bertuliskan Rooney. Kelompok anak sekolah ini mengaku tinggal di salah satu kampung sekitar dua kilometer dari Masjidil Haram.

Petugas masjid sempat menahan salah satu dari mereka karena masuk ke masjid dengan tas punggung berlogo MU dan bertuliskan MU.

Namun askar (polisi) yang bertugas di dekat pintu masuk meminta satpam masjid meminta tas tersebut diloloskan saja.

"Itu tidak dilarang biarkan saja anak-anak itu membawa tasnya masuk ke masjid," kata askar bernama Abdullah dengan bahasa Arab.

Madinah
Berbeda dengan di Mekah, di Madinah Barcelona dengan Lionel Messi menjadi idola. Mayoritas anak-anak yang bermain bola di belakang Masjid Nabawi memakai kostum Barca dengan tulisan Messi di punggung.

Anak-anak memanfaatkan sisa lahan kosong di celah-celah hotel gedung hotel yang menjulang di belakang Nabawi.

"Anak-anak di sini suka dengan Messi karena gerakannya yang lincah.Bayangkan dia bisa mengecoh semua pemain yang menghalanginya," kata Saleh (10) sambil mencontohkan gerakan meliuk-meliuk ala Messi di hadapan enam temannya, akhir pekan lalu.

Di Masjid Nabawi pengamanan tidak seketat di Mekah. Anak-anak masih bisa membawa bola hingga halaman belakang masjid.

Petugas masjid hanya menyaksikan anak-anak tersebut bermain bola di bawah payung-payung raksasa. "Yang penting mereka berhenti menjelang waktu salat," kata petugas bernama Mohammed.(*/tribun-timur.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved