
- Komunikasi UIT Terakreditasi BAN-PT
- 7 Kesalahan Saat Pengajuan KPR
- PT Arius Bersinar Jaya Gelar Akad Kredit Massal
- Laporan Keuangan Tunjangan Perumahan DPRD Bulukumba…
- Kredit Masyarakat Kecil Terkendala Sertifikat
- Mungkinkah Kredit Rumah Tanpa Uang Muka?
- Apindo Gandeng 3 Bank Permudah Kredit Usaha
- Didata Meninggal, Permohonan Kredit Ditolak
- BTN Incar Penyaluran Kredit Perumahan Diatas Rp 1…
- Pekan Depan, BTN Pameran Perumahan
"Kami turunkan bunganya fix 7,49 persen selama dua tahun. Tahun ketiga dan berikutnya menggunakan perhitungan bunga outstanding saat itu ditambah satu. Kami melihat bunga ke depan cenderung turun," papar Direktur Utama BTN Iqbal Latanro.
Suku bunga outstanding yang dimaksud adalah suku bunga rata-rata terendah KPR BTN yang berlaku pada tahun tersebut.
Selain itu, BTN juga bakal menurunkan bunga KPR untuk kredit di bawah 75 juta. Namun, angkanya baru akan diputuskan pekan depan.
Sementara itu, mengenai Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Iqbal mengungkapkan BTN akan mengikuti keinginan pemerintah untuk memberikan bunga di bawah 8 persen
"Berapa besar bunganya belum final. Kami ikut Himbara (Himpunan Bank-bank Milik Negara). Begitu pula dengan berapa porsi bank maupun pemerintah untuk program FLPP. Kita tunggu dari pemerintah (keputusannya)," ungkap Iqbal.(*/tribun-timur.com)