Puting Beliung Rusak 177 Rumah di Parepare
Sebanyak 154 rumah di Kecamatan Ujung, 12 rumah di Kecamatan Soreang, dan 11 rumah di Kecamatan Bacukiki rusak berat akibat bencana tersebut
Sebanyak 154 rumah di Kecamatan Ujung, 12 rumah di Kecamatan Soreang, dan 11 rumah di Kecamatan Bacukiki rusak berat akibat bencana tersebut. Sejumlah pohon juga tumbang dan beberapa ruas kabel listrik putus.
Saddia Sudirman, warga Panorama Indah mengatakan, bencana tersebut berlangsung sangat cepat. Ia mengatakan, beberapa saat sebelum kejadian, hujan turun sangat deras. Bersamaan dengan itu, angin kencang datang dan selama dua jam angin yang membentuk pusaran besar serta menerbangkan hampir seluruh atap rumah warga yang terbuat dari seng.
"Kami berharap segera ada bantuan dari pemerintah karena kami tidak tahu harus mengungsi ke mana. Sementara, tetangga kami juga mengalami musibah yang sama," katanya dengan wajah kebingungan.
Kepala Unit Lalu Lintas Kepolisian Sektor Ujung Aiptu Sakur Hariyanto mengatakan, saat kejadian ia tengah menjalankan tugas melakukan pengamanan rute jalan. Angin tiba-tiba menyapu pohon besar tempatnya berlindung dan langsung menimpa motor Yamaha Scorpio bernomor polisi DD 3303 YN miliknya. "Saya tengah mengatur anggota untuk pengamanan rute jalan karena ada gubernur menghadiri ulang tahun Parepare. Karena hujan, saya berlindung di bawah pohon, tapi tiba-tiba tumbang dan jatuh tepat menghantam motor saya," ujarnya.
Secara terpisah, Amir Lolo dari Dinas Sosial mengatakan, pihaknya masih melakukan pendataan rumah warga yang tersapu angin puting beliung. Dinsos dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) akan segera memberikan bantuan berupa tenda untuk tempat berteduh sementara para korban.
"Tenda akan segera kami distribusikan, tapi diutamakan untuk warga yang sangat membutuhkan. Bantuan sembako akan disalurkan setelah verifikasi data. Kerugian akibat bencana ini diperkirakan mencapai miliaran rupiah," kata Amir.
Sementara itu, Gubernur Sulsel Sahrul Yasin Limpo yang sempat menghadiri perayaan ulang tahun Kota Parepare akhirnya turun ke lokasi bencana. Ia mengatakan akan berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk mendata kebutuhan apa yang mendesak dan harus segera diberikan bagi para korban. "Provinsi akan mengalokasikan batuan, tapi akan dispesifikasi dulu bantuan apa yang dibutuhkan," katanya.(*)