Pagar SD 154 Tumalia Minta Diperbaiki
Tribun Timur - Senin, 6 Februari 2012 15:35 WITA
Berita Terkait
- Harkitnas Diperingati Tiga Ribu Pelajar di Maros
- Wamenag RI Kunjungi Gua di Maros dan Bone
- Kader Hanura: Hoist Urus Saja Partainya
- 915 Orang Kunjungi Maros Water Park
- Maros Water Park Akan Dilengkapi Wahana Arung Jeram
- Legislator Hanura Maros Mangkir dari Pemeriksaan Polda
- KH Isa Hamzah Meninggal Saat Tertidur di Kursi Ruang…
- Ketua STAI DDI Maros Meninggal Dunia
- YAPIM Maros Sebar Ribuan Brosur Kampus
- Korpri Maros Bentuk LKBH Bagi PNS
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Kepala SD Negeri 154 Inpres Tumalia, Muhammad Nur mendatangi Kantor DPRD
Maros, Jl Lanto Dg Pasewang, Senin (6/2/2012).
Kedatangannya ini dalam hal meminta sekolahnya diperhatikan oleh dinas terkait. Sebab tembok pembatas sekolahnya roboh karena cuaca buruk yang terjadi beberapa pekan lalu. Robohnya tembok tersebut terjadi pekan lalu.
Tembok yang berada di belakang sekolah roboh karena ditimpa pohon besar yang tumbang karena terjangan angin. Ia pun merasa khawatir sebab tembok pembatas tersebut telah roboh. Sehingga memungkinkan hal hal yang tidak diinginkan terjadi. Seperti pencurian dan faktor keamanan lainnya.
"Apalagi di sekolah banyak barang barang elektronik yang disimpan untuk bahan pembelajaran murid," tuturnya. Ia pun meminta agar anggota DPRD Maros dapat memfasilitasi niat baik tersebut.
Sementara itu anggota Komisi III DPRD Maros yang membidangi pendidikan, Lory Hendrajaya, saat menerima aspirasi itu menuturkan permintaaan tersebut sebaiknya dimasukkan sebagai agenda perencanaan Dinas Pendidikan khususnya untuk pagar sekolah. "Karena bukan hanya sekolah ini yang menyampaikan aspirasi untuk pembangunan pagar tapi sekolah lain juga banyak," jelasnya.(*)
Kedatangannya ini dalam hal meminta sekolahnya diperhatikan oleh dinas terkait. Sebab tembok pembatas sekolahnya roboh karena cuaca buruk yang terjadi beberapa pekan lalu. Robohnya tembok tersebut terjadi pekan lalu.
Tembok yang berada di belakang sekolah roboh karena ditimpa pohon besar yang tumbang karena terjangan angin. Ia pun merasa khawatir sebab tembok pembatas tersebut telah roboh. Sehingga memungkinkan hal hal yang tidak diinginkan terjadi. Seperti pencurian dan faktor keamanan lainnya.
"Apalagi di sekolah banyak barang barang elektronik yang disimpan untuk bahan pembelajaran murid," tuturnya. Ia pun meminta agar anggota DPRD Maros dapat memfasilitasi niat baik tersebut.
Sementara itu anggota Komisi III DPRD Maros yang membidangi pendidikan, Lory Hendrajaya, saat menerima aspirasi itu menuturkan permintaaan tersebut sebaiknya dimasukkan sebagai agenda perencanaan Dinas Pendidikan khususnya untuk pagar sekolah. "Karena bukan hanya sekolah ini yang menyampaikan aspirasi untuk pembangunan pagar tapi sekolah lain juga banyak," jelasnya.(*)
Penulis : Mutmainnah
Editor : Ridwan Putra