Setelah Polisi Bongkar Stand HUT
Panitia HUT Bulukumba Berniat Mundur
"Kami sudah capek dan loyo setelah dibongkar polisi. Padahal kami gunakan tenaga mendirikan stand pameran itu," kata Alamsyah.
Tayang:
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Ridwan Putra
TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA - ejumlah panitia yang tergabung dalam Event Organizer (EO) HUT ke 53
Kabupaten Bulukumba setelah aparat kepolisian setempat melakukan aksi
pembongkaran sejumlah stand pameran yang dinilai telah menyalahi aturan.
Pihak EO Gajah Mada Production Alamsyah mengungkapkan bahwa pascapembongkaran sejumlah stand pameran yang telah dipasangnya itu sangat disayangkannya.
Pasalnya pihak polisi setempat tidak menyampaikan sebelumnya kepada mereka lalu dibongkar secara paksa.
"Kami sudah capek dan loyo setelah dibongkar polisi. Padahal kami gunakan tenaga mendirikan stand pameran itu," kata Alamsyah.
Dia juga berniat untuk mengundurkan diri sebagai pelaksana kegiatan EO pada Hut ke 53 Pemkab Bulukumba karena merasa tidak dihargai oleh polisi setempat karena membongkar stand yang telah ada di badan jalan di bagian Timur-Selatan Lapangan Pemuda Bulukumba.
Rencananya puncak hari HUTke 53 Bulukumba akan berlangsung Sabtu (4/2) mendatang. (*)
Pihak EO Gajah Mada Production Alamsyah mengungkapkan bahwa pascapembongkaran sejumlah stand pameran yang telah dipasangnya itu sangat disayangkannya.
Pasalnya pihak polisi setempat tidak menyampaikan sebelumnya kepada mereka lalu dibongkar secara paksa.
"Kami sudah capek dan loyo setelah dibongkar polisi. Padahal kami gunakan tenaga mendirikan stand pameran itu," kata Alamsyah.
Dia juga berniat untuk mengundurkan diri sebagai pelaksana kegiatan EO pada Hut ke 53 Pemkab Bulukumba karena merasa tidak dihargai oleh polisi setempat karena membongkar stand yang telah ada di badan jalan di bagian Timur-Selatan Lapangan Pemuda Bulukumba.
Rencananya puncak hari HUTke 53 Bulukumba akan berlangsung Sabtu (4/2) mendatang. (*)