Berapa Harga Enam Karung Sampah?
Tribun Timur - Rabu, 18 Januari 2012 11:02 WITA

Darmawan Denassa
Komunitas Rumah Hijau Denassa (RHD) melakukan pembelajaran pantai dan masyarakat pesisir dengan mengunjungi pantai Boddia, Galesong, Kabupaten Takalar.
citizen reporter
Darmawan Denassa, Direktur The Gowa Center
Melaporkan dari Bontonompo-Gowa
TIDAK semua jenis sampah produksi rumah tangga bisa didaur ulang menjadi produk baru. Demikian halnya di Rumah Hijau Denassa (RHD), kediaman kami.
Kaleng bekas ukuran besar telah kami ubah menjadi tempat sampah, tapi jenis kaleng lain yang lebih kecil belum bisa kami manfaatkan.
Jenis lain seperti pecahan plastik dan besi juga belum bisa didaur. Sampah-sampah jenis ini jumlahnya lumayan banyak, tapi kami tidak buang karena akan merusak lingkungan.
Selain diproduksi RHD, sampah-sampah yang dibuang pengguna jalan depan rumah, kami kumpulkan juga dengan rutin. Sejak tiga tahun terakhir telah terkumpul enam karung, karena sudah memenuhi gudang maka kami bermaksud menjualnya.
Berapa harga enam karung sampah plastik dan besi? “Delapan belas ribu rupiah Pak” kata Syarifuddin pemulung keliling yang mampir di RHD.
Kami sepakat dan memberikannya, tanpa menawar agar menaikkan harga. Kebahagiaan kami datang bukan karena jumlah uang yang kami peroleh, tapi karena sampah-sampah itu tidak mencemari lingkungan dan bisa menjadi sumber rezki bagi orang lain.
Fadil Denassa, putra kami juga sumringah, dari hasil transaksi ini ia bisa membeli bola sepak untuk ia maini bersama temannya.(*)
Penulis : Ridwan Putra
Editor : Ridwan Putra