Pemprov-Investor Berselisih Soal Saham GDP

Pemprov Sulsel meminta jatah saham pengelolaan GDP sebesar 25 persen sedangkan investor ngotot di angka 19 persen

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan PT Mirah megah Wisata belum mencapai kata sepakat pembagian nilai taksasi saham dalam pengelolaan Gowa Discovery Park (GDP).

Kedua belah pihak masih tarik ulur tentang besaran nilai saham terkait proyek taman wisata tersebut. Pemprov Sulsel meminta jatah saham pengelolaan
GDP sebesar 25 persen sedangkan investor ngotot di angka 19 persen.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulsel, Suaib Mallombassi di kantor
Gubernur Sulsel mengatakan belum ada perjanjian kerjasama (PKS) antara
kedua belah pihak karena masih tarik ulurnya besaran saham.

"PKS untuk pengelolaan GDP belum ada, masih tarik ulur besaran
sahamnya. Sekda (Sekretaris Provinsi Sulsel) minta 25 persen sedangkan
mereka hanya memberi 19 persen tapi saya bilang 20 persen saja, sampai
sekarang belum ada anu-nya," kata Suaib, Selasa (10/1/2012).

Menurutnya, besaran nilai saham 20 persen sudah cukup ideal meski ia
mengakui semakin banyak yang diterima akan semakin bagus bagi
pendapatan asli daerah.(*)

Editor: Ridwan Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved