Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

TKI Formal Meningkat 45, 56 Persen di 2011

Sementara itu, pada tahun 2010, jumlah penempatan TKI formal mencapai 259. 229 orang / (30,14%),

Tayang:
Editor: Ridwan Putra
TRIBUN-TIMUR.COM, - Penempatan TKI ke berbagai negara pada tahun 2011 mengalami kecenderungan pergeseran ke arah penempatan TKI formal.

Berdasarkan data Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi,  jumlah TKI formal telah mencapai angka 45,56 % dari jumlah keseluruhan penempatan TKI pada tahun 2011

Pada tahun 2011 lalu, jumlah penempatan tki formal  meningkat menjadi 264.756 orang (45,56%) sedangkan jumlah TKI informal berjumlah 316.325 orang (54,44%).

Sementara itu, pada tahun 2010, jumlah penempatan TKI formal mencapai 259. 229  orang / (30,14%), sedangkan jumlah penempatan TKI informal  berjumlah 600.857 orang /  (69,86%).

Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta) Reyna Usman mengatakan dalam beberapa tahun belakangan ini, pemerintah memang berupaya untuk memperbanyak penempatan TKI formal ke berbagai negara penempatan.

“Setiap tahun kita terus berusaha meningkatkan kualitas tenaga kerja yang bekerja di luar negeri. Orientasi kerja para TKI telah digeser sehingga penempatan TKI fomal  terus meningkat jumlahnya dibandingkan tki informal yang bekerja sebagai penata laksana rumah tangga (PLRT), kata Reyna Usman di Kantor Kemenakertrans, Jakarta pada Senin (9/1)

Selama ini jenis lowongan dan peluang kerja bagi TKI formal yang tersedia di berbagai negara penempatan antara lain konstruksi, perminyakan, pertambangan, transportasi, jasa (services), perhotelan dan  turisme, perawat, pelayan supermarket, pekerja perkebunan, pertanian serta perikanan.

Reyna menambahkan, selain mengkampenyekan slogan TKI “Jangan  Berangkat Sebelum Siap” di kantong-kantong TKI, pihak Kemenakertrans pun menyebarluaskan informasi-informasi mengenai ketersedian lowongan kerja di sektor formal yang tersedia di luar negeri.

“Kepada para TKI yang memiliki keahlian, kompetensi kerja dan profesionalitas kerja, pemerintah mendorong agar dapat mengisi lowongan pekerjaan- pekerjaan formal yang tersedia di luar negeri,”kata Reyna.

Reyna menambahkan, bagi calon TKI dan masyarakat umum yang membutuhkan pelatihan kerja dapat memanfaatkan Balai Latihan Kerja (BLK) yang tersedia di pusat dan daerah. Jenis pelatihan kerja dapat disesuaikan dengan minat, kemampuan dan ketersedian lowongan kerja.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved