Citizen Reporter
Bimbingan Teknis Pengelola Perpustakaan Desa
Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelola Perpustakaan Desa yang dimulai pada tanggal 19 sampai 21 September 2011 di Hotel Si Kumbang
Penulis: Dahlan Dahi | Editor: Ridwan Putra
Melaporkan dari Kecamatan Tomoni, Luwu Timur
DI Kabupaten Luwu Timur, perpustakaan sebagai sarana yang sangat penting dalam pembangunan bangsa karena merupakan wahana pencerdasan negara dan bangsa.
Untuk itulah Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Kantor Perpustakaan, Arsip, dan Dokumentasi Kabupaten Luwu Timur melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelola Perpustakaan Desa yang dimulai pada tanggal 19 sampai 21 September 2011 di Hotel Si Kumbang, Kecamatan Tomoni, Luwu Timur, yang diikuti para pengelola perpustakaan desa se-Kabupaten Luwu Timur.
Acara dibuka oleh Wakil Bupati Luwu Timur, Ir.Muh.Thoriq Husler. Turut hadir Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Drs.Ama Saing, Kepala Kantor Perpustakaan,Arsip dan Dokumentasi Kab.Luwu Timur, Dra.Andi Suheriah, para pejabat dari SKPD sekabupaten Luwu Timur, dan pejabat fungsional Pustakawan Pemprov SulSel yang menjadi nara sumber pada Bimtek ini.
Dalam sambutannya, Wabup Luwu Timur mengajak pada masyarakat untuk menggalakkan dan meningkatkan minat baca karena kecerdasan adalah indikator kemajuan bangsa dan kepada para pengelola perpustakaan desa untuk dapat mengikuti bimtek dengan baik untuk selanjutnya diterapkan di masing-masing desanya.
Sementara Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi SulSel dalam sambutannya mengatakan desa adalah ujung tombak pemerintahan maka sepatutnya desa menjadi pioner dalam meningkatkan kecerdasan masyarakatnya dengan cara menghidupkan perpustakaan desa yang dapat melayani masyarakat karena apabila hal ini berjalan dengan baik maka akan berimplikas pada masyarakat desa yang cerdas dan bermuara pada kemajuan daerah.
Dan Insya Allah Bapak Gubernur SYL sangat memberikan perhatian khusus demi kemajuan daerah2 di Provinsi Sulawesi Selatan terkhusus desa dalam meningkatkan perpustakaannya, lanjut Ama Saing.(*)