Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Panitia Pertandingan PSM Evaluasi Pertandingan Malam

Panitia Pertandingan PSM Evaluasi Pertandingan Malam

Penulis: Imam Wahyudi | Editor: Muh. Irham
TRIBUN-TIMUR.COM - Panitia pelaksana Pertandingan PSM Makassar bakal mengadakan evaluasi terhadap pertandingan kandang yang digelar pada malam hari. Menurut Marketing Communication (Marcom) PSM, Ano Suparno, menunggu hingga pelaksanaan tiga laga kandang.
    
"Kita memang akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan laga kandang PSM yang digelar pada malam hari. Kita tunggu sampai pelaksanaan tiga partai di Matoanging, setelah itu itu kita akan bahas kelanjutan laga malam hari," kata Ano, kemarin.
    
Selama pelaksanaan pertandingan malam hari, pendapatan Panpel Pertandingan PSM tak juga kunjung membaik. Jumlah penonton yang diharapkan terdongkrak dengan perubahan jadwal tanding dari sore ke malam, ternyata tak berdampak besar.
    
Sebelumnya, PSM selalu menggelar pertandingan pada sore hari, tapi suporter dan penonton tidak terlalu antusias untuk menyaksikan secara langsung laga PSM di kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI).
    
"Kalau memang nanti setelah evaluasi, ternyata tidak terjadi perubahan siginifikan, bisa saja kita kembali ke pertandingan sore. Tapi itu juga baru sebatas rencana," sebut Ano. Laga malam disebut Ano membutuhkan pengeluaran lebih besar, seperti untuk biaya lampu stadion.
    
Semenjak PSM meningalkan Liga Super Indonesia (LSI) dan pindah ke LPI, animo penonton Makassar tak seramai dulu. Kalau dulu stadion bisa penuh dan sesak hingga 20 ribu, kini hanya tinggal separo saja yang kerap terisi.
    
Padahal, pihak Panpel PSM, justru menurunkan harga tiket dari saat berkopetisi di LSI ke LPI. Harga tiket Rp 15 ribu untuk tribun terbuka, Rp 35 ribu tribun tertutup, dan Rp 75 ribu untuk ruang very importan person (VIP).
    
Bahkan menjelang pertandingan PSM Makassar melawan Jakarta FC, Sabtu (26/3) kemarin, manajemen PSM menurunkan jumlah tiket yang dicetak. Dari sebelumnya mencapai 15 ribu eksemplar tiket menjadi 10 ribu lembar.
    
"Memang pihak Konsorsium menurunkan jumlah tiket yang dicetak hanya 10 ribu eksemplar saja. Itu disesuaikan dengan jumlah tiket yang terjual," kata General Manajer LPI, Arya Abhiseka, dalam pertemuannya dengan manajemen dan pemain PSM, Rabu (23/3) lalu.(*)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved