BERITA VIDEO
40 Tahun Memetik dan Menjual Daun Pisang Demi Berangkat ke Tanah Suci
Setiap dini hari pukul 01.30, Painah berjalan menuju Pasar Pagi Wonosobo sambil memanggul daun pisang hasil kebunnya sendiri.
Tayang:
Editor:
Waode Nurmin
TRIBUN_TIMUR.COM, MAKKAH - Perjalanan Haji Painah dimulai bukan dari ruang tunggu bandara, melainkan dari pasar kecil di Wonosobo Barat.
Perempuan 65 tahun itu telah menghabiskan lebih dari 40 tahun hidupnya dengan memetik dan menjual daun pisang demi satu impian: bisa berangkat ke Tanah Suci.
Setiap dini hari pukul 01.30, Painah berjalan menuju Pasar Pagi Wonosobo sambil memanggul daun pisang hasil kebunnya sendiri.
Daun-daun itu dijual dengan harga Rp2 ribu hingga Rp5 ribu per kilogram. Penghasilannya tak menentu, kadang hanya Rp15 ribu sehari, kadang mencapai Rp200 ribu jika dagangan laris.
Berita Terkait: #BERITA VIDEO
| 'Sidrap Free Stunting' Diluncurkan, Gerakan Makan Telur Setiap Hari |
|
|---|
| Burasa hingga Telur Rebus Jamaah Embarkasi Makassar Disita Petugas Haji |
|
|---|
| Gubernur Kaltara Langsung Terbang ke Makassar Karena Warganya Dirudapaksa |
|
|---|
| Ikutan Makassar Virtual Run Bisa Dapat Hadiah, Kumpul Poin dari Olahraga |
|
|---|
| Sudah Tiga Angkatan Personel BPBD Makassar Dikirim ke Mako Lantamal |
|
|---|