Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mayat Terdampar

Mayat Pria Terdampar di Pantai Mangindara Takalar Dibawa ke RSUD Padjonga

‎‎Mayat yang sudah berada dalam kantong, lalu digotong enam polisi ke bekas tempat pelelangan ikan.

|
Penulis: Makmur | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Makmur
‎EVAKUASI MAYAT - Petugas mengangkat kantong mayat laki-laki yang terdampar di Dusun Ballaparang, Desa Mangindara, Kecamatan Galesong Selatan, Takalar, Sulsel, Jumat (19/12/2025), ke dalam ambulance. Mayat akan dibawa ke RSUD Padjonga Daeng Ngalle untuk proses identifikasi. 

‎TRIBUN-TAKALAR.COM, GALSEL - Mayat laki-laki yang terdampar di bibir pantai Dusun Ballaparang, Desa Mangindara, Kecamatan Galesong Selatan, Takalar, Sulsel, dievakuasi tim gabungan yang terdiri dari PSC, BPBD, dan Inafis Polres Takalar, Jumat (19/12/2025). Evakuasi dilakukan untuk proses identifikasi. 

‎‎Tim evakuasi datang pukul 10.24 Wita.

Tim berjalan sekitar 300 meter dari tempat mereka memarkir kendaraan ke lokasi penemuan mayat.

‎‎Setelah sampai, petugas dibantu warga langsung mengangkat dan memasukan mayat ke dalam kantong.

‎‎Warga yang sudah ada di lokasi sejak awal penemuan mayat berkerumun menyaksikan petugas, sebagian merekam dan menyiarkan langsung ke media sosial.

‎‎Mayat yang sudah berada dalam kantong, lalu digotong enam polisi ke bekas tempat pelelangan ikan.

‎‎Sekitar 30 menit mayat ditaruh di halaman depan bekas tempat pelelangan ikan.

‎‎"Menunggu ambulans, sementara sudah di jalan," kata Kepala Desa Mangindara Syafaruddin Mangka.

‎‎Jarak lokasi penemuan mayat dengan Rumah Sakit Umum Daerah Padjonga Daeng Ngalle, Pattallassang, adalah 9,4 km.

‎‎Saat menunggu kedatangan ambulance, kantong mayat sempat dibuka petugas, posisi mayat diubah dari yang  sebelumnya tertelungkup dibalik mengada ke atas.

‎‎Semburan air keluar dari mulut mayat saat dibalik. Tampak tubuh mayat membengkak dengan kulit kulit terkelupas di beberapa bagian.

‎‎Ambulans akhirnya datang pukul 11.05 Wita. Pintu belakang ambulance  langsung dibuka, dan mayat langsung dimasukkan.

‎‎"Akan dibawa ke RSUD Padjonga untuk dilakukan identifikasi karna saat ini belum diketahui identitasnya," ujar Kapolsek Galesong Selatan, Ajun Komisaris Ahmad Koembara, memakai masker, berdiri 5 meter berdiri dari kantong mayat saat diwawancarai.

‎‎Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang hendak memeriksa kapalnya, Zainuddin Daeng Nassa, 45 tahun, sekitar pukul 07.00 Wita pagi.

‎‎Pantauan wartawan Tribun-Timur saat tiba di lokasi pukul 10.20 Wita, mayat masih terdampar di bibir pantai dengan posisi tertelungkup.

‎‎Mayat menggunakan baju warna biru dan celana pendek hitam.

‎‎Warga berdiri di sepanjang bibir pantai menyaksikan mayat yang diam terbujur kaku.

‎‎Beberapa warga menyiarkan secara langsung penemuan mayat ke media sosial.

‎‎Beberapa lainnya duduk membicarakan kondisi dan kemungkinan asal usul mayat.

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved