Takalar Maju
Terobosan Digital Daeng Manye, Takalar ONE CLICK Permudah Layanan Publik: Ini Tidak Boleh Gagal
Peluncuran aplikasi berbasis Super Apps itu dipimpin langsung Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye.
Penulis: Abdul Qayyum | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Pemerintah Kabupaten Takalar resmi meluncurkan aplikasi pelayanan publik digital “Takalar ONE CLICK” di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 26, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Kamis (21/5/2026).
Peluncuran aplikasi berbasis Super Apps itu dipimpin langsung Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye.
Program tersebut menjadi bagian dari transformasi pemerintahan digital di Kabupaten Takalar.
Launching dihadiri para Pejabat Tinggi Pratama, pejabat administrator dari seluruh OPD dan kecamatan se-Kabupaten Takalar.
Turut hadir Direktur PT Zein Multimedia Indonesia, Direktur PT Piranti Global Sinergi, tim teknis aplikasi, hingga para PIC pengelola modul layanan di masing-masing perangkat daerah.
Takalar ONE CLICK menjadi langkah strategis Pemkab Takalar dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, dan terintegrasi.
Aplikasi itu dirancang sebagai pusat layanan digital yang memungkinkan masyarakat mengakses berbagai layanan hanya melalui telepon genggam.
Dalam sambutannya, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menegaskan program digitalisasi pemerintahan tersebut tidak boleh gagal karena menyangkut kepentingan masyarakat luas.
“Ini tidak boleh gagal demi masyarakat Takalar,” tegas Daeng Manye.
Ia mengatakan, kehadiran Takalar ONE CLICK bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum transformasi pemerintahan menuju kabupaten digital.
“Ini bukan seremonial, tapi momentum transformasi pemerintahan menjadi kabupaten digital,” ujarnya.
Menurut Daeng Manye, aplikasi tersebut merupakan langkah awal yang akan terus dikembangkan secara berkelanjutan sesuai masterplan teknologi informasi dan komunikasi Kabupaten Takalar.
Roadmap pengembangan sistem digital pemerintahan juga telah disusun untuk periode 2025 hingga 2030.
“Ini permulaan untuk secara sustain dilakukan improvement sesuai Masterplan TIK dengan roadmap yang telah dibuat skenario start to the end di periode 2025-2030,” katanya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Takalar, Suhardiyanto, mengatakan Takalar ONE CLICK hadir sebagai Super Apps yang menyatukan berbagai kebutuhan layanan masyarakat dalam satu aplikasi.
Menurutnya, platform tersebut dibangun untuk menghadirkan sistem pelayanan publik yang lebih efektif, cepat, dan terintegrasi antarperangkat daerah.
Dalam aplikasi itu tersedia dua klaster utama layanan yang dapat diakses masyarakat secara langsung.
Klaster pertama merupakan layanan interaktif.
Layanan tersebut mencakup administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, layanan ketenagakerjaan, Sistem Informasi Nelayan atau SINAKA, PPDB Online, hingga layanan pengaduan masyarakat melalui fitur “Lapor Daeng”.
Sementara klaster kedua menghadirkan layanan informatif.
Mulai dari informasi perizinan, fasilitas kesehatan, pariwisata dan ekonomi kreatif, pemberdayaan UMKM, harga bahan pokok, pajak dan retribusi daerah, berita daerah, hingga layanan pendidikan.
Seluruh layanan itu telah terhubung dengan Dashboard Monitoring dan Evaluasi atau Monev.
Sistem tersebut memungkinkan pimpinan daerah memantau langsung respons pelayanan OPD secara real time.
Dalam kesempatan itu, Daeng Manye mengajak seluruh OPD serius menjalankan sistem pelayanan digital tersebut agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Ia menilai transformasi digital menjadi kebutuhan penting agar pelayanan pemerintahan berjalan lebih efisien dan responsif di tengah perkembangan teknologi.
“Masyarakat sekarang ingin pelayanan cepat dan mudah. Karena itu kita harus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,” ucapnya.
Daeng Manye juga memperlihatkan kemudahan penggunaan aplikasi Takalar ONE CLICK kepada para peserta launching.
Ia menyebut masyarakat cukup mengunduh aplikasi tersebut melalui telepon genggam untuk mengakses berbagai layanan pemerintah daerah.
“Download saja aplikasi Takalar ONE CLICK di Apps. Semua kebutuhan layanan sudah tersedia, tinggal dicari apa yang dibutuhkan,” jelasnya.
Selain layanan administrasi, masyarakat juga dapat memantau berbagai informasi penting seperti harga bahan pokok secara langsung melalui aplikasi.
“Sekarang semua serba mudah. Informasi harga pangan tinggal dicari di HP. Inilah keunggulan aplikasi ini,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Takalar mengatakan layanan administrasi kependudukan kini jauh lebih praktis.
Masyarakat tidak perlu lagi datang dan mengantre lama di kantor untuk mengurus dokumen administrasi kependudukan.
Pengajuan berkas dapat dilakukan langsung melalui telepon genggam dari rumah masing-masing.
“Jadi masyarakat tinggal ajukan berkas lewat HP. Nanti kalau KTP selesai baru datang ambil. Bahkan ada notifikasi masuk di HP kalau dokumennya sudah selesai,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Takalar berharap kehadiran Takalar ONE CLICK menjadi wajah baru pelayanan publik yang modern, cepat, transparan, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat di era digital.
Aplikasi tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan efektivitas koordinasi antarperangkat daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Takalar. (*)
| Tembus Forum Internasional Guangzhou, Daeng Manye Promosikan Potensi Daerah Gaet Investor Global |
|
|---|
| Wabup Hengky Yasin Tegaskan Siap Akomodir Catatan DPRD Usai Penyerahan LKPJ 2025 |
|
|---|
| Takalar Borong Dua Penghargaan Indikator Makro, Daeng Manye Terima Total Rp150 Juta |
|
|---|
| Takalar Cepat di Tengah WFA: Pattallassang Tetap Buka Layanan untuk Warga |
|
|---|
| Bupati Takalar Daeng Manye Bagikan 1.000 Paket Lebaran di RSUD Padjonga Daeng Ngalle |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/DIGITAL-TAKALAR-Bupati-Takalar-Mohammad-Firdaus-Daeng-Manye.jpg)