Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bupati Takalar

Bupati Mohammad Firdaus Daeng Manye Ingin Takalar Dikenal karena Integritasnya

Rakor yang diikuti sekitar 200 peserta ini dihadiri seluruh bupati dan ketua DPRD se-Sulawesi Selatan, bersama Gubernur Sulsel dan perwakilan KPK RI

|
Penulis: Abdul Qayyum | Editor: Saldy Irawan
ISTIMEWA
BUPATI TAKALAR - Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menghadiri Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Pemerintah Daerah Wilayah Sulawesi Selatan di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (16/10/2025). Dia ingin Takalar dikenal karena integritasnya. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Usai menggelar Sosialisasi Pencegahan Korupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Takalar sehari sebelumnya, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye kembali menunjukkan komitmennya terhadap pemerintahan bersih dengan menghadiri Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Pemerintah Daerah Wilayah Sulawesi Selatan di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (16/10/2025).

Rakor yang diikuti sekitar 200 peserta ini dihadiri seluruh bupati dan ketua DPRD se-Sulawesi Selatan, bersama Gubernur Sulsel dan perwakilan KPK RI, Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah IV, Edi Suryanto.

Bupati Takalar turut didampingi Inspektur Daerah Takalar, Muhammad Rusli, yang sehari sebelumnya juga menjadi penggerak utama kegiatan pencegahan korupsi di lingkup Pemkab Takalar.

Rapat tersebut membahas langkah-langkah strategis memperkuat sistem pencegahan korupsi serta sinergi antarpemerintah daerah di Sulawesi Selatan.

Usai kegiatan, Bupati Firdaus Daeng Manye menegaskan Takalar berkomitmen menjadi daerah yang transparan dan bersih dalam pengelolaan keuangan publik.

“Kami ingin birokrasi Takalar dikenal karena integritasnya,” tambahnya.

Langkah Nyata Takalar dalam Pencegahan Korupsi

Sehari sebelumnya, Rabu (15/10/2025), Pemkab Takalar bersama KPK RI telah menggelar Sosialisasi Pencegahan Korupsi di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar.

Kegiatan tersebut dihadiri seluruh camat, lurah, dan kepala desa se-Kabupaten Takalar, dengan narasumber Basuki Haryono dan Juliharto dari KPK RI.

Dalam kesempatan itu, Bupati Daeng Manye menegaskan bahwa pemerintahan bersih adalah harga mati bagi Takalar.

“Tidak ada sejengkal pun ruang untuk korupsi di Takalar. Setiap rupiah uang rakyat harus dipertanggungjawabkan untuk kemakmuran masyarakat,” tegas Daeng saat membuka kegiatan tersebut.

Langkah konkret yang dilakukan Pemkab Takalar antara lain memperkuat sistem pengawasan internal, mempublikasikan APBD secara daring, dan menutup celah gratifikasi di birokrasi.

Sinergi Menuju Sulsel Bebas Korupsi

Rapat Koordinasi di Makassar ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kerja sama antarpemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan berintegritas di seluruh Sulawesi Selatan.

 “Kami siap bersinergi dengan KPK dan pemerintah provinsi untuk menjadikan Takalar sebagai contoh daerah yang bersih dan berkomitmen pada integritas,” kata Daeng Manye.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved