Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Daftar Pemain PSM Makassar Jadi Incaran Klub Elit Super League, Ada Persebaya hingga Persija

Prestasi PSM Makassar menurun di Super League 205/2026, tetapi pemainnya justru menjadi komoditas panas di bursa transfer.

Tayang:
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Official PSM
RUMOR PEMAIN - Skuad PSM Makassar saat merayakan gol di Super League 2025/2026. PSM Makassar menunjukkan anomali, di tengah prestasi menurun, pemainnya jadi buruan panas klub lain. 
Ringkasan Berita:
  • PSM Makassar menutup Super League 2025/2026 di peringkat 15, hanya satu tingkat di atas zona degradasi. Namun, kondisi tersebut tidak membuat nilai jual pemainnya menurun. 
  • Sebaliknya, sejumlah pemain justru menjadi rebutan klub-klub besar. 
  • Empat pemain sekaligus dikabarkan diminati Persebaya, sementara Victor Dethan, Ananda Raehan, dan Daffa Salman juga dikaitkan dengan klub lain.
  • Fenomena ini menunjukkan bahwa performa tim yang buruk tidak selalu mencerminkan kualitas individu para pemainnya.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Anomali menarik ditunjukkan PSM Makassar jendela transfer Super League 2026/2027.

Prestasi PSM Makassar menurun di Super League 205/2026, tetapi pemainnya justru menjadi komoditas panas di bursa transfer.

PSM Makassar menutup musim lalu dengan hasil kurang memuaskan.

Tim Juku Eja menyudahi kompetisi di peringkat 15 dengan 34 poin, tepat satu tingkat dari zona degradasi.

Kini pemain PSM Makassar laris-manis jadi buruan.

Sejumlah klub ingin mendatangkan penggawa PSM Makassar menjadi bagian dari skuad dibangun musim mendatang.

Baca juga: Meski Diperkuat Tiga Pemain PSM Makassar, Kilau 99 Tak Mampu Tumbangkan Persipare di Sidrap Cup 2026

Empat pemain PSM Makassar diminati oleh Persebaya Surabaya.

Mereka adalah bek tengah sekaligus kapten Yuran Fernandes, bek sayap kanan Syahrul Lasinari, winger Mufli Hidayat dan kiper Reza Arya Pratama.

Lalu winger muda Victor Dethan dirumorkan telah sepakat gabung ke Persija Jakarta.

Gelandang Ananda Raehan diisukan selangkah lagi memperkuat Bhayangkara Lampung FC.

Sedangkan bek sayap kanan Daffa Salman merapat ke Persik Kediri.

Ini menjadi fenomena menarik bagi PSM Makassar.

Performa kolektif tim yang menurun ternyata tidak sepenuhnya berpengaruh terhadap nilai jual pemain.

Banyak klub melihat kualitas individu pemain Laskar Ayam Jantan dari Timur tetap berada pada level kompetitif.

Suporter PSM Makassar Alamsyah Herman menduga fenomena unik dialami PSM Makassar ini karena pengaruh mental pemain.

Pasalnya, musim ini rentetan kekalahan dirasakan PSM Makassar, khususnya di kandang.

Makanya, kepercayaan diri pemain menurun secara tim.

“Mungkin karena mental pemain down setelah beberapa kekalahan dialami. Dampaknya ke performa tim, bukan ke individu setiap pemain,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Senin (8/6/2026).

Terlepas dari itu, ia menyebut, kualitas beberapa pemain PSM Makassar memang sangat bagus selama mengarungi kompetisi penuh tekanan.

Ia pun tak heran kalau penggawa Pasukan Ramang dilirik banyak klub pesaing.

Tentu ini menjadi sebuah penghargaan lantaran PSM Makassar mampu mengorbitkan pemain.

“PSM Makassar sepertinya menjadi rumah lahir dan berkembangnya pemain berkualitas, baik itu pemain muda, lokal maupun asing,” ucapnya.

Namun, pemain PSM Makassar diincar banyak klub menjadi alarm untuk manajemen.

Manajemen PSM Makassar harus bergerak cepat memagari pemain kunci untuk musim depan.

“Pemain kunci tim musim ini harus segera diperpanjang kontraknya. Jangan sampai didahului oleh tim lain,” tegas Alamsyah Herman.

Sebelumnya Manajer PSM Makassar Muhammad Nur Fajrin menilai ketertarikan klub lain terhadap pemain Juku Eja sesuatu yang wajar

Ia justru senang pemain PSM Makassar menjadi incaran klub lain. Hal ini membuktikan pemain PSM Makassar punya kualitas.

“Kami bersyukur, artinya pemain PSM Makassar mempunyai kualitas, sehingga mendapat perhatian dari tim lain. Itu artinya (pemain) menunjukkan kerja di tim,” katanya saat ditemui Tribun-Timur.com, Senin (12/5/2026).

Fajrin melanjutkan, pihaknya tak akan terburu-buru menanggapi rumor yang beredar.

Sebab, keputusan mengenai pemain dipertahankan maupun dilepas menunggu evaluasi tim pelatih.

“Hanya menunggu momentum kami akan sampaikan siapa bertahan dan siapa yang tidak,” tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved