Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Dirumorkan CLBK dengan PSM Makassar, M Rahmat Buka Suara

Peluang ini terbuka lebar karena Rahmat berstatus tanpa klub usai meninggalkan Bali United akhir musim ini.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sakinah Sudin
Instagram M Rahmat @m_rahmat.11 dan Ileague.id
RUMOR PEMAIN - Kolase foto M Rahmat saat memperkuat Bali United dan logo PSM Makassar. M Rahmat tanggapi rumor CLBK dengan PSM Makassar di Super League 2026/2027. 
Ringkasan Berita:
  • M Rahmat dirumorkan kembali ke PSM Makassar setelah berstatus tanpa klub usai berpisah dengan Bali United pada akhir musim 2025/2026.
  • Meski telah berusia 38 tahun, Rahmat dinilai masih layak memperkuat Juku Eja berkat pengalaman, kualitas, dan perannya sebagai mentor bagi pemain muda.
  • Rahmat menanggapi santai rumor kepulangannya ke PSM, sementara The Macz Man menilai ia bisa menjadi pelapis sekaligus sosok penting di ruang ganti tim.

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – M Rahmat dirumorkan bakal pulang memperkuat PSM Makassar di Super League 2026/2027.

Peluang ini terbuka lebar karena Rahmat berstatus tanpa klub usai meninggalkan Bali United akhir musim ini.

Pemain kelahiran Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel) menanggalkan jersey Serdadu Tridatu setelah enam musim.

Satu trofi disumbangkan Rahmat kepada Bali United. Ia menjadi bagian penting klub Pulau Dewata ini saat back to back juara Liga 1 2021/2022.

Tak hanya itu, Rahmat tampil 147 kali dengan menorehkan 27 gol dan 10 assist di semua kompetisi.

Rahmat bukanlah sosok baru bagi PSM Makassar.

Dia 10 tahun mengabdi untuk tim Juku Eja, hingga memutuskan gabung ke Bali United pada tahun 2020.

Jika ingin mendatangkan Rahmat lagi, kebijakan transfer tak seperti biasanya diambil oleh Manajemen PSM Makassar.

Sebab, empat musim terakhir PSM Makassar karang merekrut pemain berusia 32 tahun ke atas.

Sementara, Rahmat telah menginjak usia 38 tahun. Tentu umur tersebut tak lagi muda bagi seorang pesepakbola.

Walau begitu, kemampuan, kualitas dan pengalaman dimiliki pemain kelahiran 28 Mei 1988 tak boleh dipandang sebelah mata.

Kehadirannya di PSM Makassar memberikan warna tersendiri di lini serang.

Dia punya kecepatan dan militansi di lapangan.

Apalagi, sebagai putra daerah pasti telah memahami kultur dan karakter permainan tim kebanggaan masyarakat Sulsel tersebut.

Selain itu, Rahmat dapat memberikan nilai tambah bagi tim, terutama dalam membimbing pemain muda yang mulai mendapat kesempatan tampil di level senior.

Rahmat sendiri belum memberikan kepastian akan CLBK dengan PSM Makassar.

Ia bersikap santai menanggapi rumor memperkuat klub yang membesarkan namanya tersebut.

Rahmat menilai rumor di jendela transfer merupakah hal yang lumrah.

 “Namanya dunia sepak bola, setiap akhir musim pasti banyak rumor,” kata Rahmat saat dihubungi Tribun-Timur.com, Minggu (7/6/2026).

Menurutnya, berbagai spekulasi mengenai perpindahan pemain sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari dinamika sepak bola profesional.

Olehnya itu, ia tidak ingin terlalu larut menanggapi isu yang berkembang.

Pemain berjuluk The Flash ini meminta publik dan suporter menikmati berbagai kabar yang muncul selama bursa transfer berlangsung.

“Itu sudah jadi bagian pemanis dari sepak bola, jadi nikmati saja,” tuturnya.

Dihubungi terpisah, Deputi Litbangwas The Macz Man Andi Makkarateng Hadi menilai Rahmat masih layak berseragam PSM Makassar.

Akan tetapi, untuk menjadi pemain inti sangat sulit. Kemungkinan bisa menjadi supersub, apalagi Rahmat sering muncul sebagai pembeda.

“Untuk masuk dalam starting eleven kayaknya sudah berat, tapi untuk menjadi pelapis PSM Makassar masih membutuhkan pengalamannya,” sebutnya.

Menurut Andi Makkarateng, keberadaan Rahmat akan memberikan pengaruh besar di ruang ganti Laskar Ayam Jantan dari Timur.

Sebagai pemain senior dapat memotivasi pemain yang lebih muda.

“Ini tentunya menjadi nilai positif bagi mental para pemain, apalagi sudah lama PSM Makassar kurang memiliki sosok penyemangat di ruang ganti,” tuturnya.

Ia pun berharap, Rahmat jika berseragam kapal pinisi musim depan memberikan sumbangsih untuk mengangkat PSM Makassar lagi ke tempat semestinya.

Lantaran finish di peringkat 15 dengan 34 poin musim ini menjadi pencapaian terburuk klub yang berdiri 2 November 1915 ini.

“Harapan saya Rahmat bisa memberikan sumbangsih tenaga maupun faktor psikis para pemain di dalam dan luar lapangan. Membawa PSM Makassar bersaing di papan atas, menjadi juara,” jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved