Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Dimas Adi Prasetyo Layak Promosi ke Skuad PSM Makassar Senior

Dimas Adi Prasetyp mencetak brace ke gawang Timnas U-19 Myanmar di Stadion Utama Sumatera Utara, Senin (1/6/2026) malam.

Tayang:
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Alfian
Dokumen Pribadi/Dimas Adi Prasetyo
PEMAIN MUDA - Pemain muda PSM Makassar Dimas Adi Prasetyo saat tampil di Piala Dunia U-17 Qatar 2025. Dimas Adi Prasetyo membagikan pengalaman tampil di kancah tertinggi sepak bola dunia. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Penyerang muda Dimas Adi Prasetyo dinilai layak naik kelas ke skuad senior PSM Makassar pada Super League 2026/2027.

Dimas Adi Prasetyo salah satu pemain muda potensial dimiliki PSM Makassar.

Pemain berusia 18 tahun ini terus menunjukkan progress yang bagus.

Ia menjadi andalan juru gedor PSM Makassar U-20 pada Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/2026.

Total delapan gol dan dua assist dicetak dari 15 penampilan bersama Ramang Muda musim ini.

Kepiawaian membobol gawang lawan membuat pemain akrab disapa Dimas itu mendapat panggilan Tim Nasional (Timnas) U-19 Indonesia di Piala AFF U-19 2026.

Dimas pun langsung unjuk gigi di laga perdana turnamen sepak bola antara negara Asia Tenggara tersebut.

Pemain kelahiran Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng) ini mencetak brace ke gawang Timnas U-19 Myanmar di Stadion Utama Sumatera Utara, Senin (1/6/2026) malam.

Baca juga: Penyerang Muda PSM Makassar Dimas Adi Prasetyo Menggila di AFF U-19 2026, Cetak Brace Bidik Top Skor

PIALA AFF – Pemain muda PSM Makassar Dimas Adi Prasetyo saat membela Timnas Indonesia melawan Timnas Myanmar pada pertandingan pembukaan AFF U-19, di Stadion Utama Sumatra Utara, Deliserdang, Senin (1/6/2026. Dimas Adi Prasetyo cetak dua gol.
PIALA AFF – Pemain muda PSM Makassar Dimas Adi Prasetyo saat membela Timnas Indonesia melawan Timnas Myanmar pada pertandingan pembukaan AFF U-19, di Stadion Utama Sumatra Utara, Deliserdang, Senin (1/6/2026. Dimas Adi Prasetyo cetak dua gol. (Tribun-timur.com/Kaswadi Anwar)

Sumbangan dua gol tersebut membawa Indonesia menang 3-0 dari Myanmar.

Dimas berpotensi menjadi striker lokal andalan Juku Eja ke depannya.

Ia memiliki kemampuan super lengkap sebagai striker.

Insting golnya sangat tinggi. Peluang sekecil apapun bisa dimanfaatkan untuk menjadi gol.

Hal ini didukung dengan penempatan posisi yang baik di area kotak penalti. 

Ia pandai mencari ruang di antara pemain bertahan lawan.

Ditambah lagi mobilitas yang tinggi. 

Ia tak hanya menunggu bola di depan gawang, tapi juga aktif menjemput.

Dimas juga sangat membantu ketika tanpa bola. Pressing tinggi dilakukan kepada lawan.

Karakter ini menunjukkan Dimas sosok penyerang modern agresif, pekerja keras dan naluri gol yang tajam.

Jika diberi kesempatan musim depan di skuad senior PSM Makassar, bukan tak mungkin Dimas bisa menjadi andalan di lini depan.

Pengalaman berharga di EPA maupun di level internasional bersama Timnas Indonesia dari kelompok 17 hingga 19 tahun menjadi modal beradaptasi.

Apalagi, sudah lama Laskar Ayam Jantan dari Timur tak mempunyai striker lokal haus gol.

Peluang Dimas promosi ke skuad PSM Makassar cukup terbuka.

Mengingat klub kebanggaann masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) selalu memberikan kesempatan kepada pemain hasil binaannya.

Dimas pun optimis musim depan bisa bergabung di PSM Makassar di Super League 2026/2027.

“Iyya, InsyaAllah bisa orbit ke senior,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Selasa (2/6/2026).

Dihubungi terpisah, Direktur Teknik PSM Makassar Akbar Rasyid mengatakan, nama Dimas diprioritaskan bersama beberapa pemain lain untuk promosi ke skuad senior PSM Makassar.

Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan pelatih baru nantinya.

“Kalau Dimas pasti, salah satu pemain kita usahakan berada di PSM Makassar senior,” katanya.

Ia menuturkan, sebagai striker Dimas memang punya naluri bagus di depan gawang.

Pemain jebolan SSB Persita Taupa dan SSB Labuan Beru tumpuan PSM U-20 di lini depan.

“Secara umum punya naluri cetak gol bagus,” tuturnya.

Namun, kompetisi di akademi dan Super League tentu berbeda jauh.

Akbar Rasyid pun berpesan kepada Dimas untuk meningkatkan fisiknya.

Sebab, kalau kemampuan permainan Dimas tak diragukan lagi.

Sisa pelatih anyar PSM Makassar memaksimalkan potensi pemain kelahiran 13 April 2008 ini.

“Harapannya bisa tampil lebih baik lagi, tapi tergantung lagi dari perencanaan pelatih kepala nanti,” ucapnya. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved