Bek PSM Makassar Yuran Fernandes Sering Blunder, Syamsuddin Umar: Marahi!
Gol pertama Arema FC tercipta melalui titik penalti saat laga baru berjalan 10 menit.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM – Sorotan tajam mengarah kepada kapten PSM Makassar, Yuran Fernandes, setelah performanya dinilai menurun dalam beberapa pertandingan terakhir.
Bek tengah asal Tanjung Verde itu tampil inkonsisten dan beberapa kali melakukan kesalahan yang berujung gol bagi lawan.
Selain itu, Yuran juga kerap mendapat kartu akibat pelanggaran yang dilakukan di lapangan.
Penampilan Yuran kembali menjadi perhatian saat PSM Makassar kalah 0-3 dari Arema FC pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (9/5/2026).
Dua dari tiga gol Arema FC dinilai berawal dari kegagalan Yuran mengantisipasi serangan lawan.
Gol pertama Arema FC tercipta melalui titik penalti saat laga baru berjalan 10 menit.
Yuran menjatuhkan Gabriel Silva di dalam kotak penalti ketika mencoba menghentikan pergerakan pemain lawan yang menusuk ke area pertahanan PSM.
Eksekusi penalti yang dilakukan Dalberto sukses memperdaya kiper PSM, Hilman Syah.
Sementara gol kedua Arema FC lahir akibat keterlambatan Yuran menutup ruang tembak Gabriel Silva.
Berawal dari umpan terobosan Matheus Blade, Gabriel Silva menggiring bola masuk ke kotak penalti sebelum melepaskan sepakan ke sudut sempit gawang PSM.
Yuran yang membayangi dari belakang gagal menghentikan pergerakan lawan tepat waktu.
Performa inkonsisten Yuran musim ini pun mulai menuai kritik.
Apalagi, kesalahan yang berujung gol bukan kali pertama dilakukan pemain bernomor punggung 4 tersebut.
Sebagai kapten tim, Yuran seharusnya mampu memberi rasa aman dan ketenangan bagi lini belakang PSM, bukan justru menjadi titik lemah pertahanan.
Pengamat sepak bola, Syamsuddin Umar meminta tim pelatih dan manajemen PSM Makassar segera menegur Yuran Fernandes agar lebih disiplin menjalankan tugasnya di lapangan.
“Marahi, jangan gara-gara dia dianggap hebat lalu tidak bisa ditegasi. Manajemen dan pelatih harus begitu, pemain itu ada tugasnya,” kata Syamsuddin Umar, Selasa (12/5/2026).
Ia menegaskan PSM Makassar merupakan tim profesional sehingga seluruh pemain harus tunduk pada aturan dan tanggung jawab masing-masing.
“Pelatih dan manajemen harus mengatur pemain,” ujarnya.
Kritik serupa datang dari Ketua Komunitas Dottoro Suporter (KDS), Achsan A Muin.
Ia menilai Yuran Fernandes layak dievaluasi karena kepemimpinannya di lapangan mulai dipertanyakan.
“Capt Yuran sudah tidak bisa menjadi leader dengan blunder-blunder dan kartu merahnya yang merusak irama tim dan meruntuhkan mental semangat pemain lainnya,” katanya.
Meski begitu, Yuran Fernandes tetap menjadi salah satu pemain penting PSM Makassar musim ini.
Namun, tekanan besar kini mengiringi sang kapten untuk segera bangkit dan mengembalikan performa terbaiknya di sisa kompetisi.(*)
| Tiket PSM Makassar vs Persib Bandung Mulai Dijual, Stadion BJ Habibie Siap Tampung 8.547 Penonton |
|
|---|
| PSM Makassar Ingin Maksimalkan Kuota Stadion BJ Habibie Lawan Persib, Tribune VIP Utama Rp200 ribu |
|
|---|
| Lima Pemain PSM Makassar Pulih Cedera, Luka Cumic Cs Siap Tempur Kalahkan Persib Bandung |
|
|---|
| Jaga Marwah Kandang! PSM Makassar Pernah Pesta Gol Lawan Persib Bandung |
|
|---|
| Kalahkan Persib Bandung Lagi! PSM Makassar Bisa Bantu Borneo FC Juara Super League |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-05-05-Bek-PSM-Makassar-Yuran-Fernandes.jpg)