Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Tak Terbebani Sebagai Carateker PSM Makassar, Ahmad Amiruddin: Rezeki dari Allah

Ahmad Amiruddin bersama PSM Makassar berpeluang mengunci satu tiket musim depan saat menantang Arema FC pada pekan 32 Super League.

Tayang:
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Alfian
Official PSM Makassar
PSM MAKASSAR - Caretaker PSM Makassar Ahmad Amiruddin (tengah) dan gelandang PSM Makassar Akbar Tanjung (kanan) saat konferensi pers jelang melawan Arema FC pada pekan 32 Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (8/5/2026). Ahmad Amiruddin menikmati peran sebagai caretaker PSM Makassar. 
Ringkasan Berita:

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Sudah dua bulan Ahmad Amiruddin berstatus caretaker PSM Makassar di Super League 2025/2026.

Juru taktik berusia 43 tahun ini ditunjuk menakhodai PSM Makassar pasca kalah 2-4 dari Persita Tangerang pada pekan 24 Super League, Senin (2/3/2026).

Ahmad Amiruddin mengambil tugas dan tanggungjawab dari Tomas Trucha yang gagal mengangkat performa PSM Makassar.

Di tangan Tomas Trucha, PSM Makassar hanya mengoleksi 14 poin dari 15 pertandingan. Hasil dari empat kemenangan, dua seri dan sembilan kekalahan.

Tak hanya itu, Tomas Trucha mencatatkan sejarah buruk bagi klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) sejak era Liga 1 2017.

PSM Makassar alami lima kekalahan beruntun yang tak pernah dirasakan sebelumnya.

Ditambah lagi, tim penyandang semangat Ewako ini tak pernah menang di enam partai kandang.

Makanya, langkah berani diambil Manajemen PSM Makassar dengan mempercayakan tim kepada sang asisten pelatih Ahmad Amiruddin.

Tugas berat diemban Ahmad Amiruddin untuk membebaskan PSM Makassar dari jurang degradasi.

Saat ini PSM Makassar masih tertahan di posisi 13 dengan 34 poin.

Baca juga: Prediksi Arema FC vs PSM Makassar: Ambisi Juku Eja Menang dan Nirbobol di Kanjuruhan

LAGA EMOSIONAL - Caretaker PSM Makassar Ahmad Amiruddin saat memberikan instruksi dari pinggir lapangan melawan Bhayangkara Lampung FC pada pekan 31 Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (4/5/2026). Ahmad Amiruddin menjalani laga emosional saat PSM Makassar menantang Arema FC pada pekan 32 Super League di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (9/5/2026).
LAGA EMOSIONAL - Caretaker PSM Makassar Ahmad Amiruddin saat memberikan instruksi dari pinggir lapangan melawan Bhayangkara Lampung FC pada pekan 31 Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (4/5/2026). Ahmad Amiruddin menjalani laga emosional saat PSM Makassar menantang Arema FC pada pekan 32 Super League di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (9/5/2026). (Tribun-timur.com/Ist)

Terpaut tujuh poin dengan Persis Solo sebagai penghuni teratas zona degradasi.

Ahmad Amiruddin bersama PSM Makassar berpeluang mengunci satu tiket musim depan saat menantang Arema FC pada pekan 32 Super League.

Duel kedua tim di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (9/5/2026) pukul 16.30 Wita.

Jika Yuran Fernandes cs menang, bisa dipastikan bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Tambahan tiga poin membuat poin PSM Makassar menjadi 37.

Koleksi poin ini tak bisa dilewati oleh Persis Solo lagi di sisa pertandingan musim ini.

Ahmad Amiruddin mengaku tak menjadikan jabatan caretaker ini sebagai beban.

Baginya, ini menjadi pengalaman berharga bagi karier kepelatihannya.

Apalagi, sebagai putra daerah harus menyelamatkan PSM Makassar dari turun kasta ke Liga 2.

“Saya malah menganggap ini sebagai sebuah rezeki dari Allah, karena kesempatan memimpin para pemain itu menjadi berkah buat saya, pengalaman buat saya  kedepannya sebagai seorang pelatih,” katanya saat konferensi pers jelang melawan Arema FC, Jumat (8/5/2026).

Pelatih akrab disapa Amir ini sangat senang menjalankan tanggungjawabnya.  

Selama bertugas sebagai caretaker, dirinya banyak belajar untuk mengatur sebuah tim.

“Saya enjoy menghadapi itu. Tidak masalah, hasil itu tanggung jawab saya, setidaknya dari kesempatan ini saya bisa belajar bagaimana memanage tim,” ucapnya.

Ia juga selalu berpesan kepada pemain untuk menikmati setiap pertandingan.

Setiap laga yang sulit akan ada rasa kepuasan ketika memenangkannya.

“Saya sudah sampaikan ke pemain, bahwa semakin sulit perjuangannya, semakin nikmat kemenangannya,” ucapnya.

Tak Kehilangan Jati Diri

Menurunnya performa PSM Makassar musim ini dikaitkan dengan kehilangan jati diri permainan.

Pemain PSM Makassar Akbar Tanjung membantah hal tersebut. Ia menyebut, persoalan cedera menjadi penyebab.

Pasalnya, ketika persiapan menuju pertandingan kerap ada pemain menepi.

Alhasil, pelatih kesulitan meramu taktik terbaik.

“Ketika pemain itu dibutuhkan, mereka mengalami cedera. Jadi pelatih juga sempat agak sulit menerapkan kembali komposisi-komposisi yang diharapkan,” ungkapnya. 

Klasemen Super League

 
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
35
PERSIB
31
22
6
3
55
20
35
72
2
35
Borneo FC
31
23
3
5
64
28
36
72
3
35
Persija
31
20
5
6
58
26
32
65
4
35
Malut United
31
15
7
9
66
43
23
52
5
35
Persebaya
31
14
9
8
49
35
14
51
6
35
Dewa United
31
15
5
11
39
35
4
50
7
35
Bhayangkara FC
31
14
5
12
42
40
2
47
8
35
Bali United
31
12
9
10
50
44
6
45
9
35
Persita
31
13
5
13
36
30
6
44
10
35
Arema FC
31
10
9
12
42
44
-2
39
11
35
PSIM Yogyakarta
31
9
12
10
38
40
-2
39
12
35
Persik
32
11
6
15
41
53
-12
39
13
35
PSM Makassar
31
8
10
13
38
42
-4
34
14
35
Madura United
31
8
8
15
33
49
-16
32
15
35
Persijap
31
8
7
16
28
45
-17
31
16
35
PERSIS
31
6
9
16
35
58
-23
27
17
35
Semen Padang
32
5
5
22
22
55
-33
20
18
35
PSBS Biak
31
4
6
21
29
78
-49
18
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved