Luka Cumic Sang Super Sub PSM Makassar
Luka Cumic membuka kerang golnya bersama Juku Eja ketika mengalahkan PSIM Yogyakarta 2-1
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Ari Maryadi
Ringkasan Berita:
- Luka Cumic berhasil menjawab kritikan terhadapnya dengan performa apik
- Pemain berusia 25 tahun ini menemukan ketajamannya sebagai juru gedor
- Tiga gol dilesakkan dari enam pertandingan terakhir
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Luka Cumic membuktikan diri layak memperkuat PSM Makassar.
Penyerang berpaspor Serbia ini di awal kedatangannya pada putaran kedua Super League 2025/2026 menjadi sorotan dan tuai kritikan.
Pasalnya, kontribusi diberikan sangat minim. Tujuh pertandingan dilewati tanpa gol.
Luka Cumic lebih sering dimainkan sebagai pemain pengganti.
Dia baru diturunkan di pertengahan babak kedua.
Kini, Luka Cumic berhasil menjawab kritikan terhadapnya dengan performa apik.
Pemain berusia 25 tahun ini menemukan ketajamannya sebagai juru gedor.
Tiga gol dilesakkan dari enam pertandingan terakhir.
Menariknya, gol-gol dilesakkan Luka Cumic ketika dimainkan sebagai pemain pengganti.
Golnya tersebut sangat penting karena membawa PSM Makassar meraih kemenangan.
Julukan super sub layak disematkan kepada mantan penyerang FK Slatibor Cajetina tersebut dengan perbedaan dibuat ketika berada di lapangan.
Luka Cumic membuka kerang golnya bersama Juku Eja ketika mengalahkan PSIM Yogyakarta 2-1 pada pekan 27 Super League.
Gol dicetak Luka Cumic di menit 79 usai menyontek bola muntah tembakan Gledson Paixao yang ditepis oleh kiper PSIM Jogja, Cahya Supriadi.
Gol itu membuat skor menjadi 1-1 sekaligus mengembalikan mentalitas penggawa PSM Makassar.
Hingga akhirnya, gol kemenangan datang di menit akhir melalui sundulan Dusan Lagator.
PSM Makassar pun pulang dengan tiga poin dari Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Jumat (10/4/2026).
Luka Cumic kembali mencatatkan namanya di papan skor ketika PSM Makassar menaklukkan Persik Kediri pada pekan 29 Super League.
Golnya tersebut menyudahi perlawanan Persik dengan skor 3-1 di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (23/4/2026).
Gol berawal dari serangan balik cepat dibangun oleh Savio Roberto kepada Sheriddin Boboev.
Sheriddin Boboev menggiring bola ke tengah lapangan lalu melepas umpan terobosan kepada Luka Cumic di area 16 Persik.
Pemilik nomor punggung 99 Laskar Ayam Jantan dari Timur itu tanpa kawalan melepas tembakan kaki kanan yang tak mampu dihalau oleh kiper Persik Leo Navacchio.
Terbaru, Luka Cumic menjadi bintang kemenangan PSM Makassar usai menaklukkan Bhayangkara Lampung FC 2-1 pada pekan 31 Super League.
Golnya di menit 74 memastikan PSM Makassar meraih tiga poin di kandang sendiri, Stadion BJ Habibie, Parepare.
Luka Cumic kembali menjadi super sub. Ia dimainkan di menit 63 menggantikan Alex Tank.
Hanya sembilan menit di lapangan, kepercayaan pelatih berhasil dibayar dengan gol.
Luka Cumic menyarangkan bola ke gawang Bhayangkara FC melalui serangan balik.
Ia menggiring bola dari tengah lapangan untuk berhadapan satu lawan satu dengan kiper Bhayangkara Aqil Savik.
Dengan tenang, pemain berpostur 190 sentimeter itu menendang bola dengan kaki kirinya untuk menggetarkan gawang The Guardian.
Gol ini memastikan Pasukan Ramang raih poin penuh.
Kemenangan ini sangat penting karena perlebar jarak poin dengan tim zona degradasi Persis Solo.
Saat ini, klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) ini bertengger di peringkat 13 dengan 34 poin. Selisih tujuh poin dengan Persis Solo,
Pasukan Ahmad Amiruddin membutuhkan tiga lagi dari tiga sisa untuk bertahan lolos dari jurang degradasi.
Pengamat Sepak Bola Syamsuddin Umar menilai taktik jitu dilakukan tim kepelatihan PSM Makassar dengan memasukan Luka Cumic di babak kedua.
Pemain kelahiran Berlgrad itu selalu buat perbedaan ketika diturunkan.
“Itulah kelihaian dari pelatih. Makanya saya selalu bilang, pelatih itu tak boleh kehilangan ilmu sampai akhir pertandingan,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Selasa (5/5/2026).
Menurut dia, materi dan kualitas pemain PSM Makassar sangatlah bagus.
Sisa pelatih mengatur siapa harus dimainkan sebagai starter dan siapa cocok sebagai pengganti.
“Dia hanya melihat kondisi tim, sehingga memasukkan pemain yang bisa menjadikan tim itu lebih bagus dan berkontribusi untuk kemenangan,” tuturnya.
Syamsuddin Umar menilai Luka Cumic sosok pemain yang punya motivasi luar biasa.
Hanya saja, dari segi fisik dan daya tahan belum maksimal.
Kemungkinan hal tersebut menjadi alasan Luka Cumic selalu dipasang di babak kedua.
Apalagi, Luka Cumic mempunya kelebihan dalam membaca kondisi pertahanan lawan.
Jadi begitu masuk ke lapangan, dia mampu memanfaatkan celah di lini belakang untuk mencetak gol.
“Dia tahu kelemahan pertahanan, sehingga bisa menyesuaikan diri, tahu di mana harus berdiri ketika lawan meninggalkan areanya. Jadi begitu disodorkan bola lalu cetak gol,” ucap mantan pelatih PSM Makassar ini.
Potensi Cedera
Kemenangan PSM Makassar 2-1 atas Bhayangkara FC berpotensi dibayar mahal.
Penyebabnya, Luka Cumic mengalami cedera di pertandingan.
Ia pun harus memaksakan diri tampil hingga peluit panjang dibunyikan dalam kondisi cedera.
Asisten Pelatih PSM Makassar Ahmad Amiruddin mengapresiasi atas kerja keras dan perjuangan ditunjukkan Luka Cumic.
Penyerang kelahiran 25 Mei 2001 itu tetap mau bermain, meski dalam kondisi cedera.
“Pastinya menaruh respek kepada Luka, karena secara medis dia tak bisa lanjutkan pertandingan. Namun, karena niatnya membantu tim sangat besar, makanya dia paksakan,” katanya saat konferensi pers pasca pertandingan melawan Bhayangkara FC, Senin (4/5/2026).
Namun, pelatih berusia 43 tahun ini sedikit cemas. Ia belum bisa memastikan apakah Luka Cumic siap tempur lagi di pertandingan selanjutnya.
Ahmad Amiruddin harus menunggu laporan dari tim medis terkait tingkat cedera didapat oleh Luka Cumic.
“Sekarang kami khawatir karena harus tunggu laporan medis seperti apa kondisi terakhir Luka,” ucapnya.
“Sekali lagi saya harus beri respek kepada dia setinggi-tingginya, karena kerja keras dan dedikasi dia untuk tim, membantu tim menyelesaikan pertandingan,” pungkasnya. (*)
| Aksi Kapten Yuran 'Komandoi' PSM Makassar Taklukkan Bhayangkara FC |
|
|---|
| Siapa Bakal Promosi ke Super League? Duel 2 Mantan PSM Makassar Laga Persipura Jayapura vs Adhyaksa |
|
|---|
| Yuran Fernandes Bek Rasa Striker PSM Makassar, Koleksi Golnya hanya Kalah dari Federico Barba |
|
|---|
| Kapten Yuran Fernandes ‘Komandoi’ dari Tribun VVIP, PSM Makassar Amankan 3 Poin Lawan Bhayangkara FC |
|
|---|
| Enggan Bergantung Tim Lain |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260505-Luka-Cumic-psm-baru.jpg)