PSM Makassar
Ada Apa Victor Luiz? PSM Makassar Kebobolan 2 Laga Beruntun dari Sektor Kiri
Dua gol bersarang ke gawang PSM Makassar berawal dari area yang dijaga oleh Victor Luiz.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sudirman
Ringkasan Berita:
- PSM Makassar perlu membenahi sektor kiri pertahanan jelang menghadapi Persik Kediri.
- Dalam dua laga terakhir, area yang dijaga Victor Luiz kerap dieksploitasi lawan hingga berujung gol, baik saat melawan PSIM Yogyakarta maupun Borneo FC.
- Gol dari PSIM Yogyakarta dan Borneo FC sama-sama bermula dari lemahnya koordinasi dan keterlambatan menutup ruang di sisi kiri pertahanan PSM Makassar.
- Hal ini menjadi alarm bagi tim pelatih untuk segera memperbaiki positioning dan transisi bertahan.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – PSM Makassar perlu membenahi sektor kiri pertahanan jelang melawan Persik Kediri pekan 29 Super League 2025/2026.
Dua pertandingan beruntun, sisi kiri lini belakang PSM Makassar berhasil dieksploitasi oleh lawannya.
Dua gol bersarang ke gawang PSM Makassar berawal dari area yang dijaga oleh Victor Luiz.
Pertama, PSM Makassar kebobolan berawal dari sisi kiri pertahanan ketika melawan PSIM Yogyakarta pada pekan 27 Super League, Jumat (10/4/2026).
Serangan PSIM Jogja di mulai dari long pass Franco Ramos kepada Raka Cahyana.
Begitu mendapat bola Raka Cahyana menggiring bola mendekati kotak penalti PSM Makassar.
Baca juga: Profil Wasit M Erfan Efendi: Dua Kali Beri Kartu Merah Syahrul Lasinari dan Sekali Ananda Raehan
Victor Luiz dan Rizky Eka Pratama yang menjaga posisi tersebut terlambat menutup pergerakan pemain nomor punggung 15 itu.
Umpan silang dilepas Raka Cahyana ke depan gawang Juku Eja, kiper Hilman Syah keluar menepis bola.
Namun, bola justru jatuh ke kaki Deri Corfe.
Penyerang nomor punggung 7 itu berhasil menggetarkan gawang PSM Makassar dengan tembakan kaki kirinya di menit 56.
Untungnya, PSM Makassar mampu bangkit dan membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Gol PSM Makassar dicetak Luka Cumic di menit 79 dan Dusan Lagator pada menit 90+8.
Laskar Ayam Jantan dari Timur pulang dengan tiga poin dari Stadion Sultan Agung, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Kedua, PSM Makassar kembali kebobolan yang berawal dari sisi kiri saat menjamu Borneo FC pada pekan 28 Super League, Sabtu (18/4/2026).
Gol berawal dari through pass Rivaldo Pakpahan di antara Rizky Eka dan Victor Luiz kepada Mariano Peralta.
Peralta tanpa kawal berhasil mendapat bola.
Pemain berpaspor Argentina ini leluasa memasuki area kotak penalti PSM Makassar lalu lepas umpan silang mendatar di muka gawang yang mampu disambut oleh Koldo Obieta.
Gol penyerang akrab disapa Obi itu membawa Pesut Etam berbalik unggul 2-1 dari PSM Makassar di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Situasi ini menjadi alarm bagi tim pelatih untuk mengevaluasi sektor kiri pertahanan.
Koordinasi antar pemain, positioning perlu diperbaiki demi antisipasi pergerakan lawan.
Hal serupa tak boleh terjadi lagi ketika PSM Makassar menghadapi Persik Kediri di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulsel, Kamis (23/4/2026) pukul 16.30 Wita.
Pengamat Sepak Bola Imran Amirullah mengatakan, sektor kiri menjadi masalah bagi PSM Makassar.
Jajaran pelatih perlu mencari solusi yang tepat menutupi lubang tersebut.
Cara bisa dilakukan, pertama, menerapkan penjagaan ganda di sektor kiri, sehingga pergerakan lawan terbatas.
Jika satu pemain PSM Makassar dilewati oleh lawan, masih ada pemain lain yang bisa menghentikan.
“Harus ada double cover,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Senin (20/4/2026).
Cara kedua, sebut dia, pelatih perlu mempertimbangkan memasang pemain yang lebih kuat bertahan.
Selama ini, sisi kiri pertahanan dipercayakan Victor Luiz.
Pemain berpaspor Brasil ini dikenal sebagai bek sayap yang agresif.
Sebab, Victor Luiz bisa bermain bertahan dan menyerang sama baiknya.
Namun, perlu ada sosok yang mengisi posisi Victor Luiz ketika membantu penyerangan.
Lantaran lawan sering memanfaatkan transisi positif ke sisi kiri PSM Makassar.
Begitu Victor Luiz maju ke depan dan PSM Makassar kehilan bola, lawan segera memanfaatkan posisi ditinggalkan Victor Luiz.
“Transisi dari menyerang ke bertahan di sisi kiri perlu diperbaiki,” sebut mantan asisten pelatih PSM Makassar ini.
Di lain sisi, wakil kapten PSM Makassar M Arfan berambisi membuat timnya bangkit saat menjamu Persik.
Ia ingin mengembalikan Laskar Ayam Jantan dari Timur ke jalur kemenangan.
Apalagi, tiga poin sangat dibutuhkan untuk mengamankan posisi di Super League musim depan.
Saat ini, PSM Makassar masih tertahan di peringkat 13 dengan 28 poin. Terpaut empat poin saja dengan tim zona degradasi.
“Kami akan berusaha memenangkan pertandingan melawan Persik, karena tiga poin sangat penting buat kami,” ucapnya. (*)
| Profil Wasit M Erfan Efendi: Dua Kali Beri Kartu Merah Syahrul Lasinari dan Sekali Ananda Raehan |
|
|---|
| Stadion BJ Habibie Tak Angker Lagi! 7 Laga Kandang PSM Makassar Nihil Kemenangan |
|
|---|
| Terakhir Kali Cetak Gol untuk PSM Makassar 4 Tahun Lalu, M Arfan: Momen ini Sangat Penting |
|
|---|
| PSM Makassar Krisis Bek, Tiga Pemain Berpotensi Absen Lawan Persik Kediri |
|
|---|
| PSM Makassar Diterpa Badai Cedera, Momentum Pemain Pelapis Unjuk Gigi di Sisa Musim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-04-20-Bek-sayap-kiri-PSM-Makassar-saat-melawan-Borneo-Samarinda-FC.jpg)