Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Fleksibilitas Aloisio Soares Perkuat Lini Belakang PSM Makassar

Aloisio Soares tampil serba bisa di benteng pertahanan PSM Makassar, mengisi berbagai posisi sesuai kebutuhan tim. Fleksibilitasnya jadi kunci

Tayang:
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com/Official PSM Makassar
PEMAIN ASING - Bek PSM Makassar Aloisio Soares selebrasi usai bobol gawang Persita Tangerang pada pekan 24 Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (2/3/2026). Aloisio Soares bisa bermain fleksibel di benteng pertahanan PSM Makassar. 
Ringkasan Berita:
  • Bek PSM Makassar, Aloisio Neto Soares, menunjukkan fleksibilitas tinggi di lini belakang dengan mampu mengisi berbagai posisi, mulai dari bek tengah hingga sayap kiri dan kanan. 
  • Adaptasi cepat dan postur kuat membuat pemain asal Brasil ini menjadi opsi vital bagi pelatih dalam meracik strategi, terutama saat terjadi krisis pemain atau kebutuhan taktik tertentu.

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Fleksibilitas menjadi nilai lebih dimiliki pemain bertahan PSM Makassar Aloisio Neto Soares.

Pemain berpaspor Brasil ini menunjukkan peran vital di benteng pertahanan PSM Makassar dengan mampu menyesuaikan diri di berbagai posisi lini belakang. 

Awalnya, Aloisio Soare menjadi tandem sang kapten Yuran Fernandes sebagai palang pintu pertahanan. 

Posisi Aloisio Soares kemudian digeser ke sisi kiri pertahanan untuk mengisi posisi ditinggalkan  Victor Luiz. 

Victor Luiz terpaksa melewatkan tiga pertandingan karena akumulasi kartu merah dan mendapat tambahan sanksi larangan bermain dua pertandingan dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Pemain nomor punggung 22 itu absen melawan Persija Jakarta, Persebaya Surabaya dan Persita Tangerang. 

Situasi tersebut membuat tim pelatih PSM Makassar bereksperimen. 

Aloisio Soares pun dijadikan bek sayap kiri. Posisinya di bek tengah digantikan oleh Dusan Lagator. 

Setelah Victor Luiz bermain lagi, Aloisio Soares tak serta merta kembali ke posisi awalnya. 

Tugas baru kembali diberikan kepada pemain nomor punggung 2 Juku Eja tersebut. 

Kali ini, Aloisio Soares diplot sebagai bek kanan. Peran tersebut dijalankan ketika menghadapi Malut United.

Posisi bek sayap kanan selama ini selalu diisi pemain lokal, yakni Syahrul Lasinari, Mufli Hidayat dan Daffa Salman. 

Akan tetapi, kondisi ketiganya tak memungkinkan lawan Malut United, Aloisio Soares harus mengisi kekosongan tersebut. 

Kemampuan bermain di banyak posisi ini membuat pelatih PSM Makassar memiliki lebih banyak opsi dalam meracik strategi.

Khususnya, saat menghadapi situasi krisis pemain atau kebutuhan taktik tertentu di lapangan.

Dengan postur kuat dan kemampuan membaca permainan yang baik, Aloisio tetap tampil solid meski berpindah posisi. 

Ayah satu anak ini mampu beradaptasi dengan cepat, baik saat bertahan maupun membantu serangan dari sisi sayap.

Performa konsisten yang ditunjukkan Aloisio Soares membuatnya menjadi  pemain serba bisa yang sangat dibutuhkan dalam tim.

Pengamat Sepak Bola Assegaf Razak menilai peran serba-bisa Aloisio Soares menjadi angin segar. Pelatih bisa meramu tim sesuai kebutuhan.  

Apalagi, posisi bertahan sebenarnya tugasnya mau sama semua. Bagaimana menjaga dan tak memberi keleluasaan lawan mencetak gol.

“Tugas pemain bertahan hampir sama, menjaga kedalaman lawan, tak leluasa membobol gawang,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Rabu (18/3/2026).

Menurut dia, tenaga Aloisio Soares juga perlu dimaksimalkan. 

Pasalnya, Aloisio Soares merupakan pemain asing. Tentu secara kualitas lebih bagus dari pemain lokal. 

“Aloisio Soares perlu memang dimanfaatkan, jangan dicadangkan,” tutur mantan pelatih PSM Makassar ini.

Dengan dimainkannya Aloisio Soares bek kanan, PSM Makassar kini menggunakan empat legiun asing di benteng pertahanan. 

Otomatis, pemain asing di lini tengah dan lini serang berkurang. 

Sebab, dalam regulasi hanya tujuh pemain asing dibolehkan di lapangan.

Assegaf menyebut, pelatih pasti punya pertimbangan matang memasang empat bek di belakang. 

Salah satu dinilai jadi pertimbangan adalah gawang PSM Makassar belakangan ini selalu kebobolan gol.

Makanya, lini belakang Laskar Ayam Jantan dari Timur diperkuat.

Paling tidak jika tak kebobolan, satu poin sudah dipastikan diraih. 

“Kenapa pasang pemain asing, PSM Makassar selalu kebobolan. Itu mungkin pertimbangannya,” sebutnya. 

Ia menambahkan, di posisi gelandang dan sektor penyerangan, PSM Makassar memiliki pemain lokal berkualitas. 

Sehingga, tak akan berdampak signifikan terhadap kekuatan tim di sektor tersebut. 

“Di posisi gelandang dan penyerang sayap, pemain lokal kita berkualitas,” ucapnya. (*)

 

 
 
 
 

 
 
 

 
 
 

 

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved