PSM Makassar
PSM Tak Mau Degradasi, Ahmad Amiruddin: Itu Akan Tercatat di Bukunya PSM
PSM Makassar menolak larut dalam kekalahan usai tumbang 2-4 dari Persita Tangerang. Ahmad Amiruddin menegaskan tim Juku Eja tak ingin degradasi .
Ringkasan Berita:
- PSM Makassar kalah 2-4 dari Persita Tangerang pada pekan 24 Super League 2025/2026 dan kini terancam degradasi.
- Asisten pelatih Ahmad Amiruddin menegaskan tim tak ingin turun kasta.
- Pengamat menilai dukungan suporter dan pembenahan mental serta organisasi pertahanan menjadi kunci kebangkitan Juku Eja.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tekanan kini menghampiri PSM Makassar setelah kekalahan 2-4 dari Persita Tangerang pada pekan ke-24 Super League 2025/2026.
Posisi di papan bawah klasemen membuat setiap pertandingan tersisa menjadi krusial bagi tim Juku Eja.
Bermain di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Senin (2/3/2026) malam, PSM sebenarnya tampil impresif di awal laga.
PSM unggul dua gol lebih dulu lewat penalti kapten Yuran Fernandes pada menit kesembilan dan tandukan Aloisio Neto Soares di menit ke-26.
Namun, kelengahan membuat Persita bangkit. Gol Aleksa Andrejic pada menit 35 dan sepakan Pablo Ganet di menit 37 menyamakan kedudukan.
Di babak kedua, Royco Rodriguez membawa Persita berbalik unggul pada menit 75.
Kemenangan tim tamu dipastikan lewat aksi individu Hokky Caraka di menit 88.
Kekalahan ini membuat PSM berada di posisi ke-13 dengan 23 poin, hanya terpaut lima angka dari batas zona degradasi.
Masih ada 11 pertandingan tersisa yang bisa dimanfaatkan untuk mengamankan posisi.
“InsyaAllah kami akan berjuang, kami tinggal di sini (PSM Makassar) tidak mau juga sampai kami degradasi. Itu akan tercatat di bukunya PSM Makassar, bahwa skuad ini yang bikin degradasi,” tegas Asisten Pelatih PSM Makassar Ahmad Amiruddin saat konferensi pers usai pertandingan melawan Persita, Selasa (3/3/2026) dini hari.
PSM dikenal sebagai klub dengan sejarah panjang. Berdiri sejak 2 November 1915, tim kebanggaan Sulawesi Selatan ini belum pernah turun kasta dan telah meraih tujuh trofi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, termasuk gelar Liga 1 musim 2022/2023.
“Kami bukan berbangga diri, kami adalah juara. Jadi kami punya history satu, tapi jangan history itu hilang karena kami degradasi. Kami akan berupaya semampu kami (keluar dari ancaman degradasi),” sebutnya.
Pengamat sepak bola Imran Amirullah menilai situasi ini membutuhkan dukungan semua pihak.
“Posisi PSM Makassar butuh dukungan dari semua elemen yang ada di Makassar, khususnya suporter,” katanya.
“Saat ini mental pemain harus diangkat lagi. PSM Makassar perlu di support untuk mewujudkan tekad bangkitnya,” tutur mantan Asisten Pelatih PSM Makassar ini.
Ia juga menyoroti sejumlah pekerjaan rumah yang perlu dibenahi.
“Ini saya lihat tidak ada, hanya mengikuti saja. Tidak ada pressure, sehingga lawan bisa masuk,” katanya.
“Di dalam ada problem, artinya ada komunikasi tidak jalan. Organisasi defence tidak jalan, komunikasi tidak berjalan. Mungkin karena faktor mental,” sebut Imran. (*)
| Bojan Hodak dan 2 Pemain Persib Bandung Absen Lawan PSM Makassar |
|
|---|
| Baca Aturan Lengkap Peringkat Klasemen Super League 2025/2026! PSM Makassar Fix Aman dari Degradasi |
|
|---|
| PSM Makassar Kunci Tiket Super League, Skenario Persis Solo Terdegradasi ke Liga 2 Pekan Ini |
|
|---|
| Lolos Degradasi, PSM Makassar Evaluasi Tim |
|
|---|
| PSM Makassar Klub ke-16 Amankan Tiket Super League, 2 Kuota Diperebutkan Persis, Madura, Persijap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2025-07-16-ahmad-amiruddin.jpg)