Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

4 Bek PSM Makassar Diragukan Hadapi Semen Padang, Pelatih Harus Cari Opsi Baru

Lini belakang PSM Makassar diterpa masalah jelang lawan Semen Padang. Empat pemain kunci diragukan tampil.

Tayang:
Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
  • PSM Makassar menghadapi krisis lini belakang menjelang laga melawan Semen Padang, Senin (2/2/2026).
  • Empat bek utama, termasuk Aloisio Soares dan Mufli Hidayat, tak ikut latihan penuh, fokus pemulihan cedera.
  • Pelatih Tomas Trucha harus mengandalkan pemain cadangan untuk menjaga pertahanan, sementara tim menargetkan kemenangan demi menjauh dari zona papan bawah.
 
 
 

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - PSM Makassar menghadapi ujian berat jelang pekan 19 Super League 2025/2026.

Empat pemain bertahan, termasuk Aloisio Soares dan Victor Luiz, diragukan tampil saat menghadapi Semen Padang di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Senin (2/2/2026).

Bek tengah Aloisio Neto Soares dan bek sayap kanan Mufli Hidayat berlatih terpisah di Stadion Kalegowa, Kabupaten Gowa, Sulsel, Kamis (29/1/2026).

Keduanya tidak ikut sesi latihan bersama 22 pemain lain dan lebih fokus pada pemulihan cedera di gym.

Pemain bernomor punggung 2 dan 71 itu meninggalkan locker room menjelang akhir latihan PSM Makassar.

PEMAIN ABSEN - Pemain PSM Makassar Yuran Fernandes dan Gledson Paixao saat latihan di Stadion Kalegowa, Jl Poros Pallangga, Kelurahan Tetebatu, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Kamis (29/1/2026) pagi. Delapan pemain PSM Makassar absen latihan.
PEMAIN ABSEN - Pemain PSM Makassar Yuran Fernandes dan Gledson Paixao saat latihan di Stadion Kalegowa, Jl Poros Pallangga, Kelurahan Tetebatu, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Kamis (29/1/2026) pagi. Delapan pemain PSM Makassar absen latihan. (Tribun-timur.com/Kaswadi Anwar)

Baca juga: Daftar 8 Pemain PSM Makassar Absen Latihan Jelang Lawan Semen Padang

Aloisio Soares memakai kemeja dan celana pendek berwarna putih.

Ia sempat menyaksikan rekan setimnya berlatih dari bench pemain.

Lalu Mufli Hidayat keluar dengan mengenakan jersey latihan PSM Makassar berwarna pink.

Sedangkan bek sayap kanan Syahrul Lasinari dan bek sayap kiri Victor Luiz tak terlihat hadir di stadion.

Belum diketahui penyebab absennya pemain nomor 13 dan 22 itu di sesi latihan.

Tribun-Timur.com coba mengonfirmasi kondisi keempatnya kepada Manajemen PSM Makassar, tapi belum ada jawaban.

Situasi tak menentu Aloisio Soares, Mufli Hidayat, Victor Luiz dan Syahrul Lasinari mengkhawatirkan bagi PSM Makassar.  

Sebab, keempatnya merupakan pilar penting tim.

Aloisio Soares menjadi andalan di palang pintu pertahanan.

Kecerdasan membaca permainan dan penempatan posisi menjadi keunggulannya mematikan serangan lawan.

Buktinya, 55 intersepsi, 53 sapuan dan 21 tekel bersih dicatatkan dari 21 penampilan.

Kemudian Victor Luiz pemain kunci di sisi kiri pertahanan.

Pemain berusia 28 tahun ini mampu bertahan dan menyerang sama baiknya.

Ia sangat kuat dalam menjaga areanya. Tak ayal, 34 tekel bersih, 50 intersepsi dan 23 sapuan dibukukan.

Begitu menyerang, Victor Luiz memaksimalkan kecepatan dan crossing akuratnya.

Makanya, ia telah menorehkan satu gol dan lima assist dari 17 pertandingan.

Sedangkan Mufli Hidayat dan Syahrul Lasinari bergantian mengawal sektor kanan pertahanan. Dua pemain punya karakter berbeda.

Mufli Hidayat kuat dalam penyerangan. Hal ini tak lepas dari posisi awalnya sebagai penyerang.

Pemain akrab disapa Yayat ini telah mencatatkan namanya sekali di papan skor.

Namun, dalam bertahan masih kurang. Tercatat 17 tekel, 21 intersepsi dan lima sapuan dari 13 laga.

Berbanding terbalik dengan Yayat, Syahrul Lasinar justru kuat dalam bertahan, tapi kurang dalam penyerangan.

Syahrul Lasinari sangat disiplin menjaga wilayahnya. Ia harus memastikan posisinya aman dari gempuran, baru membantu menyerang.

Sebanyak 19 tekel, 26 intersepsi dan 14 sapuan ditorehkan dari 13 laga.

Namun, gol maupun tembakannya belum ada.

Pelatih PSM Makassar Tomas Trucha harus menyiapkan opsi lain  mengawal benteng pertahanan.

Lantaran cuma Yuran Fernandes dan Daffa Salman tersedia tenaganya saat ini.

Keduanya bisa ditandemkan sebagai palang pintu pertahanan.

Sisi kanan dapat dipercayakan kepada Dzaky Asraf, lalu sisi kiri ada Rizky Eka Pratama.

Lini belakang Juku Eja patut mendapat perhatian lebih.

Lantaran enam pertandingan terakhir, gawang mereka selalu kebobolan.

PSM Makassar juga sedang berusaha kembali ke jalur kemenangan.

Tiga poin dibutuhkan untuk menjauh dari zona papan bawah.

Yuran Fernandes cs bertengger di peringkat 12 dengan 19 poin.

Sedangkan Semen Padang di zona merah, urutan 17 dengan 11 poin.

Pengamat Sepak Bola Imran Amirullah mengatakan,PSM Makassar dalam kondisi kurang ideal lawan Semen Padang dengan banyak pemain diprediksi tak bisa dimainkan.

Meski begitu, tim pelatih wajib memaksimalkan tenaga  pemain yang ada.

Mengingat, klub kebanggaan masyarakat Sulsel ini butuh kemenangan.

“PSM Makassar lawan Semen Padang jangan kehilangan poin lagi. Manfaatkan pemain yang ada,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com,  Kamis (29/1/2026).

Imran menyebut, sejumlah pemain absenya menjadi kesempatan pemain lain unjuk gigi.

Kepercayaan bermain diberikan oleh pelatih harus dibayar dengan performa bagus.

“Kesempatan pemain lain membuktikan diri,” sebut mantan Asisten Pelatih PSM Makassar ini.

Olehnya itu, ia menyarankan agar pemain diturunkan mengawal lini belakang nantinya dilatih bermain compact dan organisasinya selama masa persiapan.

Tak kalah penting, suntikan motivasi dan semangat diberikan agar mereka percaya diri.

“Semua yang ada harus membantu memotivasi dan menyemangati,” pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved