Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

PSM Makassar Takluk 0-2 dari Persijap Jepara, Tomas Trucha Bongkar Penyebabnya

PSM Makassar kalah 0-2 dari Persijap Jepara. Pelatih Tomas Trucha bongkar penyebab kekalahan Juku Eja…

Tayang:
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sukmawati Ibrahim
Official PSM Makassar
DUEL BOLA – Penyerang PSM Makassar Alex Tanque diapit dua pemain Persijap Jepara memperebutkan bola pada pekan 18 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (24/1/2026) malam. Pelatih PSM Makassar Tomas Trucha bongkar kekalahan timnya.  

 

Ringkasan Berita:
  • PSM Makassar kalah 0-2 dari Persijap Jepara pada pekan 18 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (24/1/2026). 
  • Gol Carlos Franca dan Iker Guarrotxena memastikan kekalahan kelima beruntun Juku Eja. 
  • Pelatih Tomas Trucha menyebut gol cepat dan kesalahan koordinasi jadi penyebab. Ia menilai gol kedua seharusnya dianulir VAR. PSM kini tertahan di posisi 12 dengan 19 poin.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Pelatih PSM Makassar Tomas Trucha membongkar penyebab kekalahan timnya dari Persijap Jepara pada awal putaran kedua Super League 2025/2026.

PSM Makassar takluk dua gol tanpa balas dari Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (24/1/2026) malam.

Gawang PSM Makassar bergetar dari gol dicetak Carlos Franca di menit keempat dan striker anyar Iker Guarrotxena di menit 62.

Hasil ini membuat PSM Makassar mencatatkan lima kekalahan beruntun musim ini. 

Posisinya pun tertahan di peringkat 12 dengan 19 poin.

Sedangkan, Persijap Jepara meninggalkan dasar klasemen atas tiga poin didapatkan. Kini, di urutan 16 dengan 12 poin. 

Hasil ini mengembalikan mentalitas Persijap. Laskar Kalinyamat memutus 12 laga tanpa kemenangan.

Tomas Trucha mengaku telah memperkirakan pertandingan tidak akan mudah. Sebab, dua tim ingin mendapatkan kemenangan. 

Ia menyebut, di awal laga timnya memberikan skenario bagi Persijap mencetak gol pembuka melalui Carlos Franca.

Gol bersarang bermula dari upaya bek sayap kiri PSM Makassar Victor Luiz menyapu bola di kotak penalti. 

Baca juga: PSM Makassar Kalah 0-2 dari Persijap Jepara, Juku Eja Telan Lima Kekalahan Beruntun

Namun, bola mengenai rekan setimnya Akbar Tanjung, sehingga bola mengarah ke gawang PSM Makassar

Kiper Reza Arya Pratama melompat menepis bola, tetapi mengenai tiang dan jatuh di sisi kiri gawang. 

Carlos Franca berlari menyontek bola ke gawang sambil berusaha ditutup oleh Aloisio Neto Soares. 

“Di 10 menit pertama, kita kurang beruntung. Kita bisa sapu bolanya langsung. Namun, situasi itu terjadi, akhirnya tim lawan mencetak gol mereka,” ungkapnya saat konferensi pers usai pertandingan, Sabtu malam. 

Tomas Trucha melakukan pergantian pemain di awal babak kedua. Daisuke Sakai masuk menggantikan Victor Dethan.

PSM Makassar pun memulai babak kedua dengan baik. 

Sejumlah peluang berhasil diciptakan, sayang tak ada berujung gol. 

Nahasnya, PSM Makassar harus kebobolan kedua kalinya oleh Iker Guarrotxena. 

Penyerang asal Spanyol itu mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan kesalahan koordinasi PSM Makassar

Yuran Fernandes menahan crossing Persijap di kotak penalti menggunakan dadanya. 

Bek asal Tanjung Verde itu berusaha menjaga penguasaan bola dengan harapan kiper Reza Arya keluar menangkap bola.

Namun, Yuran Fernandes mendapat gangguan dari Wahyudi Hamisi. 

Bola direbut Wahyudi Hamisi untuk diberikan kepada Iker Guarrotxena. 

Dengan tenang, Iker Guarrotxena mengeksekusi bola ke gawang PSM Makassar

Tomas Trucha di hadapan awak media meminta diberitahu peristiwa yang terjadi di gol kedua dari kacamata Video Assistant Referee (VAR).

Pasalnya, juru taktik berpaspor Republik Ceko itu tak melihat VAR.

Menurutnya, gol kedua Persijap itu harus dibatalkan. 

“Saya kira gol kedua tersebut sangat menentukan, seharusnya itu dianulir oleh wasit. Tapi keputusan tetap ada di VAR, tetapi saya tak lihat apa yang VAR lihat pada saat itu,” sebutnya. 

Tomas Trucha menyebut, jika gol ini dianulir bisa mengubah arah permainan.

Paling tidak, anak asuhnya punya kesempatan mencari gol penyeimbang untuk membawa pulang satu poin.

“Paling tidak  kita bisa pulang dengan satu poin. Itulah hasilnya (0-2). Hasil ini tak baik untuk kita,” sebutnya.

Pelatih berusia 54 tahun ini tak ingin berlarut dalam kekalahan. 

Tekad bangkit ditunjukkan untuk membalikkan keadaan. PSM Makassar kembali ke jalur kemenangan.

Apalagi, klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) ini akan bertindak sebagai tuan rumah di pertandingan terdekat. 

PSM Makassar menjamu Semen Padang FC pada pekan 19 Super League di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulsel, Senin (2/2/2026). 

“Untuk laga selanjutnya, kita tampil di kandang. Kita harus mengambil poin di pertandingan kandang kita,” tegas pelatih yang sering memakai topi ini. 

Sementara gelandang PSM Makassar Achmat Fahrul Aditia meminta maaf atas kegagalan timnya meraih tiga poin.

Ia berjanji, di pertandingan ke depan dapat mempersembahkan kemenangan bagi pendukung PSM Makassar

“Saya mau minta maaf untuk pertandingan malam ini, tak bisa dapat tiga poin. Semoga pertandingan selanjutnya dapat poin,” ucapnya. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved