Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar Bebas dari Sanksi FIFA, Siap Bergerak di Bursa Transfer

Nama PSM Makassar sudah tidak ada dalam daftar FIFA Registrations Bans per hari ini, Selasa (20/1/2026) pagi.

Tayang:
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Munawwarah Ahmad
TRIBUN TIMUR/Sanovra Jr
BEBAS SANKSI – Skuad PSM Makassar saat mendapat arahan dari pelatih kepala Tomas Trucha di sesi latihan di Stadion Kalegowa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (19/1/2026). PSM Makassar sudah bebas dari sanksi FIFA. 
Ringkasan Berita:
  • Nama PSM Makassar sudah tidak ada dalam daftar FIFA Registrations Bans per hari ini, Selasa (20/1/2026) pagi.
  • Menteri Luar Negeri Red Gank Muhammad Al Fajri bersyukur hukuman larangan transfer PSM Makassar telah dicabut.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – PSM Makassar kini bisa mendatangkan pemain anyar di bursa transfer.

Tim berjuluk Juku Eja itu telah bebas sanksi larangan transfer tiga periode dari induk sepak bola dunia FIFA.

Nama PSM Makassar sudah tidak ada dalam daftar FIFA Registrations Bans per hari ini, Selasa (20/1/2026) pagi.

Manajer PSM Makassar Muhammad Nur Fajrin pada Senin (19/1/2026) petang memang menyampaikan, sanksi FIFA segera dicabut.

Sebab, pihaknya telah menyelesaikan masalah tersebut. Hanya menunggu pencabutan dari FIFA saja.

“Kita tahu kita masih punya (banned FIFA). Sudah diselesaikan, hanya menunggu proses administrasi dari FIFA,” ungkapnya saat ditemui di Stadion Kalegowa, Jl Poros Pallangga, Kelurahan Tetebatu, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Saat itu, ia menjamin sanksi tersebut dalam waktu dekat akan dicabut. Pihaknya sekarang masih menunggu.

“Kita menunggu, mungkin satu-dua hari ini sudah diangkat dari FIFA (dihapus dari FIFA Registrations Banned),” ucapnya.

Rupanya sanksi tersebut dicabut lebih cepat dari perkiraan Fajrin.

Tentu ini menjadi angin segar bagi Manajemen PSM Makassar merekrut pemain untuk memperkuat tim di putaran kedua Super League 2025/2026.

Klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) mengusung misi bangkit.

Hasil ideal di putaran pertama tak ingin diulangi. PSM Makassar banyak kehilangan poin.

Makanya, Yuran Fernandes cs nangkring di peringkat 12 klasemen putaran pertama dengan 19 poin.

Terpaut 19 poin dari pemuncak klasemen Persib Bandung dan selisih sembilan poin saja dari Persis Solo sebagai tim teratas zona degradasi.

Menteri Luar Negeri Red Gank Muhammad Al Fajri bersyukur hukuman larangan transfer PSM Makassar telah dicabut.

Sehingga, pelatih kepala Tomas Trucha bisa mendatangkan pemain sesuai dengan karakter dan rencana bermain diinginkan.

“Alhamdulillah kabar baik untuk tim kebanggaan kita, bahwa sanksi banned FIFA sudah dicabut. Artinya, kita sudah bisa merekrut pemain sesuai kebutuhan coach Thomas,” ucapnya.

Pulangkan Syaiful

PSM Makassar cinta lama bersemi kembali (CLBK) dengan kiper Syaiful Syamsuddin.

Syaiful kembali pulang ke PSM Makassar setelah merantau tiga tahun lebih di berbagai klub di Indonesia.

Kiper kelahiran Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel) ini memang bukan sosok baru di PSM Makassar.

Ia perkuat PSM Makassar di musim 2019 hingga 2021/2022.

Setelah itu, penjaga gawang berpostur 175 sentimeter itu gabung ke PSIS Semarang, Dewa United, Persiba Balikpapan, terakhir PSKC Cimahi.

Syaiful terpantau mengikuti latihan PSM Makassar jelang menghadapi putaran kedua Super League 2025/2026, Senin (19/1/2026).

PSM Makassar latihan di Stadion Kalegowa, Jl Poros Pallangga, Kelurahan Tetebatu, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa.

Syaiful memakai jersey kiper berwarna biru tua. Ia menjalani menu latihan di bawah arahan pelatih kiper PSM Makassar Muhammad Sabilillahi.

Ia latihan bersama tiga kiper lainnya, Hilman Syah, Reza Arya Pratama dan Agus AL dari PSM U-20.

Nama Syaiful akan masuk dalam skuad tim Juku Eja mengarungi putaran kedua Super League.

Hal ini dipastikan oleh Manajer PSM Makassar Muhammad Nur Fajrin saat ditemui usai latihan di Stadion Kalegowa, Senin petang.

“Ya (kita akan daftarkan),” katanya.

Pria akrab disapa Fajrin ini membeberkan alasan Syaiful dipanggil lagi memperkuat PSM Makassar.

Dia menyampaikan, PSM Makassar sekarang butuh tambahan kiper.

Pasalnya, kiper keempat Poetro Negoro alami cedera ketika membela PSM U-20 di Elite Pro Academy (EPA) belum lama ini.

Di lain sisi, Laskar Ayam Jantan dari Timur telah meminjamkan kiper M Ardiansyah ke Persijap Jepara demi mendapat menit bermain.

“Jadi kita butuh tambahan goalkeeper. Opsi terdekat, kita mengambil Syaiful untuk menjaga kedalaman tim,” ungkap alumni Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin ini.

Fajrin percaya, kehadiran Syaiful bisa membantu tim mendapat hasil terbaik.

Mengingat, kiper berusia 32 tahun itu kenyang pengalaman di sepak bola Tanah Air.

“Saya percaya dengan pengalaman dan usia sudah matang, Syaiful bisa menjadi opsi baik untuk jaga kedalaman tim,” ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved