Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Vs Persija

Rebut Kemenangan Perdana Pasukan Ramang!

PSM Makassar membutuhkan kemenangan perdana pada pekan keenam melawan salah satu seteru abadinya, Persija Jakarta.

Tayang:
Editor: Muh Hasim Arfah
IG PSM Makassar
REBUT KEMENANGAN PERDANA-Pemain sayap PSM Makassar, Luiz Victor menggiring bola saat menghadapi Persita Tangerang, Kamis (11/9/2025) lalu. PSM Makassar membutuhkan kemenangan perdana pada pekan keenam melawan salah satu seteru abadinya, Persija Jakarta di Stadion BJ Habibie, Parepare, Minggu (21/9/2025). 

LIVE Vidio 

Minggu (21/9/2025) 

Pukul: 20.00 Wita

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE- PSM Makassar membutuhkan kemenangan perdana pada pekan keenam melawan salah satu seteru abadinya, Persija Jakarta di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Minggu (21/9/2025).

Selama lima kali pertandingan di Super League musim 2025-2026, PSM memperoleh empat kali imbang dan sekali kalah. 

Hasil ini membuat tim berjuluk Ayam Jantan dari Timur terdampar di posisi dasar klasemen sementara Super League 2025/2026.

Persija Jakarta berada di urutan kedua, hanya dikalahkan Borneo FC Samarinda.

Dalam lima kali pertemuan, PSM tak pernah menang.

Bahkan, Pasukan Ramang dua kali kalah melawan Macan Kemayoran

Baca juga: Tak Gentar Rekor Kemenangan Away Persija, Bernardo Tavares: Mental Kami Lebih Baik!

Pertemuan terakhir pada 29 September 2024 di Stadion Sultan Agung Bantul berakhir imbang 1–1.

PSM sempat unggul lebih dulu, namun Persija berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Gajos. 

Sebelumnya, pada 3 Oktober 2023, Persija mencuri kemenangan 3–2 di Parepare, menegaskan keunggulan mereka atas PSM.

Meski demikian, hasil imbang menjadi skor yang paling sering muncul.

Empat dari lima duel terakhir selalu berlangsung ketat dan sulit diprediksi.

Hal ini menunjukkan bahwa meski Persija unggul dalam catatan kemenangan, PSM tetap mampu memberikan perlawanan keras dan tidak mudah ditaklukkan.

Secara permainan, Persija kerap memanfaatkan efektivitas serangan dan penguasaan bola.

Di bawah pelatih Mauricio Souza, Persija diarahkan untuk mendominasi pertandingan lewat penguasaan bola yang agresif. 

Bola tidak sekadar diputar agar aman, tetapi digunakan sebagai alat untuk mengendalikan ritme dan tempo permainan.

Persija akan menggabungkan serangan dan pertahanan secara terorganisir. Ketika menyerang, mereka membangun pola yang jelas; saat bertahan, kegotong-royongan menjadi kunci.

Ada keseimbangan yang ditekankan dalam transisi antara menyerang dan bertahan.

Pelatih selalu menyebut bahwa Persija akan bermain sesuai identitas timnya sendiri.

Artinya, Persija tidak mau berubah gaya hanya karena lawan, tetapi mempertahankan ciri khas: menyerang, berani menguasai bola, dan tampil dominan. 

Dalam banyak laga pramusim dan persiapan, mereka tampak ingin menjadi penguasa pertandingan sejak kickoff, tidak menunggu terlebih dahulu.

Meskipun fokusnya pada dominasi dan kontrol permainan, efektivitas dalam penyelesaian peluang tetap menjadi bagian penting dari strategi. Persija tidak mau mendominasi tanpa hasil. Kemenangan dan target juara menjadi tolok ukur.

Pelatih PSM, Bernardo Tavares mulai menggeser pola lama dari yang cenderung defensif/transisi cepat menjadi formasi yang lebih ofensif seperti 4-2-3-1 dan 4-3-3. Tim makin sering menekan lawan dari lini depan sejak menit awal. 

Pemanfaatan sisi sayap menjadi fokus strategi. Pemain seperti Lucas Dias, Victor Dethan, Dzaky Asraf, Rizky Eka Pratama, dan winger muda ditugaskan untuk menyerang lewat flanks, sering mengirimkan bola ke dalam kotak penalti. Sekitar 66 persen serangan pada final third lawan berasal dari sisi sayap musim lalu. 

Kedalaman pertahanan menjadi pijakan kokoh, terutama dengan pemain asing seperti Victor Luiz yang dikenal mampu turun membantu pertahanan dan naik membantu ofensif. 

Pemain tengah bertahan juga diberi peran ganda: merebut bola dan langsung melakukan serangan balik cepat. 

PSM tidak selalu memainkan penguasaan bola dominan. Di beberapa laga, mereka hanya menguasai sekitar 20–25 persen bola, tapi tetap memanfaatkan peluang dengan efektif.

Saat lawan lengah, mereka mengandalkan umpan jauh, set piece, dan serangan balik. 

PSM mempertahankan banyak pemain inti dari musim sebelumnya dan menambah beberapa pemain asing, termasuk dari Brasil, untuk memperkuat lini depan dan pertahanan. 

Roster yang cukup dalam membuat PSM bisa melakukan rotasi saat dibutuhkan dan menjaga intensitas lewat musim panjang.

Faktor kandang juga memberi keuntungan bagi PSM, meski hasilnya belum maksimal. Dukungan suporter dan atmosfer Stadion Gelora BJ Habibie di Parepare diyakini bisa menjadi energi tambahan.

Ke depan, pertemuan PSM dan Persija diperkirakan tetap berlangsung ketat.

Persija akan berusaha tampil ofensif dengan serangan dari lini tengah dan sayap, sementara PSM diprediksi fokus menjaga pertahanan serta mengandalkan bola mati dan serangan balik.

Duel klasik ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga soal gengsi dua tim besar dengan basis suporter fanatik.

Siapa yang mampu menjaga konsistensi dan memanfaatkan momentum, dialah yang berpeluang keluar sebagai pemenang.

Incar Kemenangan 

Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares bertekad memberikan perlawanan kepada Persija Jakarta di pertandingan Super League 2025/2026.

Laga PSM Vs Persija akan berlangsung di Stadion BJ Habibie Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (21/9/2025).

Bernardo Tavares mengatakan, Persija adalah tim kuat dan memiliki statistik belum terkalahkan di putaran Super League 2025/2026.

Ditambah lagi kata dia, semua catatan away atau tandang Macan Kemayoran selalu memenangkan pertandingan.

"Persija adalah tim kuat, motivasi mereka tinggi dan mereka bermain away sementara mereka punya catatan away terbaik dengan memenangkan suma pertandingan away," kataya saat sesi konferensi pers jelang laga, Sabtu (20/9/2025).

Namun Tavares mengungkapkan, skuadnya memiliki persiapan yang lebih di banding Persija.

SUPER LEAGUE - Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares saat memimpin konferensi pers jelang pertandingan melawan Persija Jakarta, Stadion BJ Habibie Parepare, Sabtu (20/9/2025).
SUPER LEAGUE - Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares saat memimpin konferensi pers jelang pertandingan melawan Persija Jakarta, Stadion BJ Habibie Parepare, Sabtu (20/9/2025). (TRIBUN-TIMUR.COM/Rachmat Ariadi)

Menurutnya, itu cukup membantu membentuk mental pemain menjelang pertandingan

"Kita memiliki persiapan lebih dari Persija, tentu saja mental kami lebih bagus, karena sampai saat ini kami belum mendapatkan kemenangan," ungkapnya.

Dia mengutarakan, dirinya sudah melakukan analisa-analisa agar bisa memberikan perlawanan di pertandingan besok.

Tavares juga memberikan kabar beberapa pemain Juku Eja yang sebelumnya mengalami cedera sudah kembali fit.

"Hal bagusnya adalah, banyak pemain kami yang kembali dari injury (cedera). Namun kami bisa melihat bahwa tim ini berkembang," ujarnya.

Tavares pun bertekad, skuadnya akan memenangkan laga besok. Hal itu dinilainya penting untuk mengangkat mental dan semangat pemain.

"Jadi saya harap besok kami mendapatkan hasil yang bagus karena ini penting untuk mengangkat semangat pemain. Tapi ini kita tidak bisa janjikan, kita harus menunjukan ini di pertandingan. Saya percaya suporter akan melakukan tugas mereka juga besok," ucapnya.

Fokus dan Hati-hati 
Pengamat sepak bola Imran Amirullah menilai PSM Makassar perlu lebih fokus dan waspada menghadapi serangan balik cepat Persija Jakarta yang tengah berada dalam performa positif. 

Ia menekankan, beberapa kebobolan PSM musim ini terjadi akibat kurangnya konsentrasi dan komunikasi antar pemain.

Imran juga menilai performa PSM belum konsisten, terutama karena masih dalam awal musim dengan banyak pemain muda dan sejumlah rekrutan baru yang belum sepenuhnya menyatu dalam permainan.

Sementara itu, Koordinator Komunitas VIP Selatan (KVS), Erwinsyah, menyoroti peran pelatih Bernardo Tavares. 

Ia menilai manajemen perlu melakukan evaluasi karena materi pemain dinilai sudah cukup bagus, namun belum dioptimalkan melalui taktik yang tepat.

Menurutnya, hasil yang diraih PSM sejauh ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab pelatih.

Erwinsyah berharap, laga melawan Persija Jakarta bisa menjadi momentum kebangkitan PSM, sekaligus bahan evaluasi manajemen terhadap kinerja Tavares.(rudi salam/sim)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved