Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Nasdem Sulsel

Syahar Kumpulkan Mantan Kader RMS Lewat Rakerwil NasDem Sulsel

DPW NasDem Sulsel gelar Rakerwil perdana pasca hengkangnya Rusdi Masse. Syahar kumpulkan seluruh kader dan mantan anak buah RMS…

Tayang:
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com
NASDEM SULSEL - Syaharuddin Alrif bersama Andi Rachmatika Dewi menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, di Jakarta, Jumat (23/1/2026) lalu. Usai ditinggal Rusdi Masse, Ketua DPW NasDem Sulsel Syahar langsung menggelar konsolidasi perdana. 
Ringkasan Berita:
  • DPW NasDem Sulsel menggelar Rakerwil di Hotel Claro Makassar, Jumat (13/2/2026), dipimpin Ketua baru Syaharuddin Alrif. Konsolidasi ini menjadi momentum perdana pasca hengkangnya Rusdi Masse ke PSI. 
  • Syahar mengumpulkan seluruh kader, termasuk mantan anak buah RMS, untuk memperkuat barisan menghadapi Pemilu 2029. 
  • Pengamat menilai Syahar punya modal politik kuat di Sidrap dan berpeluang melampaui RMS, sementara NasDem Sulsel tetap dominan dengan kursi DPRD dan kepala daerah terbanyak.
 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - DPW Partai NasDem Sulsel menggelar konsolidasi besar-besaran melalui Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Makassar, Jumat (13/2/2026). 

Agenda ini adalah konsolidasi perdana seluruh kekuatan NasDem Sulsel usai ditinggal Rusdi Masse Mappasessu (RMS).

Langkah tersebut diambil RMS setelah memilih bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Rakerwil tersebut dipimpin langsung Ketua DPW NasDem Sulsel yang baru, Syaharuddin Alrif alias Syahar. 

Seluruh kader partai besutan Surya Paloh dari berbagai daerah di Sulsel dikumpulkan.

Termasuk jajaran legislator dan pengurus yang selama ini menjadi bagian dari struktur serta kader yang direkrut RMS saat masih menakhodai NasDem Sulsel.

Sekretaris DPW NasDem Sulsel, Andi Rachmatika Dewi alias Cicu, membenarkan pelaksanaan Rakerwil tersebut. 

Ia menyebutkan kegiatan ini digelar satu hari dan murni agenda internal partai.

“Benar, hari ini Rakerwil NasDem Sulsel mulai pukul 14.00 WITA. Kegiatannya hanya sehari dan tidak ada dari unsur DPP,” kata Cicu.

Menurut Cicu, Rakerwil dihadiri seluruh anggota legislatif Fraksi NasDem, baik di tingkat DPR RI, DPRD Sulsel, maupun DPRD kabupaten/kota. 

Selain itu, seluruh pengurus DPD NasDem di 24 kabupaten/kota se-Sulsel turut diundang.

“Semua fraksi NasDem dan DPD 24 kabupaten/kota hadir. Ini bagian dari konsolidasi internal,” tegasnya.

Konsolidasi ini sekaligus menjadi momentum awal Syahar memegang penuh kendali Partai NasDem Sulsel. 

Rakerwil Nasdem dianggap tidak hanya difokuskan pada penguatan barisan pasca dinamika internal.

Namun juga evaluasi program kerja serta penyusunan strategi politik menghadapi Pemilu 2029.

Langkah Syahar mengumpulkan struktur lama NasDem Sulsel dinilai sebagai konsolidasi total kekuatan partai. 

Upaya ini dilakukan di tengah dinamika pasca hengkangnya Rusdi Masse, tokoh sentral kemenangan NasDem pada Pemilu 2024 di Sulsel.

Pengamat Politik UIN Alauddin Makassar, Prof Dr Firdaus Muhammad, menilai Syahar memiliki kemampuan politik yang tak kalah kuat dibandingkan Rusdi Masse.

Firdaus menyatakan, posisi Syahar sebagai Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) menjadi modal strategis. 

Sidrap selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung suara utama Partai NasDem di Sulsel.

“Syahar punya peluang untuk bisa melampaui guru politiknya, Rusdi Masse,” ujarnya.

Ia menambahkan, Syahar selama ini selalu terlibat penuh dalam tim pemenangan Partai NasDem di berbagai kontestasi politik.

Dengan basis politik yang sama, kondisi tersebut dinilai dapat menyulitkan RMS setelah bergabung Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

“Syahar dan RMS itu satu basis, sehingga akan menjadi kesulitan untuk RMS usai bergabung ke PSI. Apalagi PSI adalah partai baru yang belum teruji kekuatannya,” kata Firdaus.

Menurutnya, dinamika ini juga menjadi ujian bagi internal Partai NasDem, khususnya kader di lembaga legislatif. 

Sejumlah anggota DPRD diketahui merupakan kader yang selama ini dekat dengan RMS.

“Apakah mereka akan setia ke partai atau ke RMS? Ini juga menjadi ujian bagi anggota DPR Fraksi Nasdem di Sulsel. Menjadi legislator tidak mudah, membutuhkan kekuatan sosial dan biaya besar,” jelasnya.

Firdaus menilai, untuk menunjukkan kekuatan kepemimpinan Syahar harus mampu menjaga dominasinya di tengah dinamika politik yang berkembang. 

Terlebih, NasDem saat ini berstatus sebagai partai pemenang di Sulsel.

Untuk pertama kalinya, NasDem menduduki kursi Ketua DPRD Sulsel setelah meraih 17 kursi pada Pemilu 2024. 

Selain itu, kader NasDem juga mendominasi jabatan kepala daerah di berbagai wilayah Sulsel.

Di antaranya Bupati Enrekang Yusuf Ritangnga, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Bupati Pinrang Irwan Hamid, Wali Kota Parepare Tasming Hamid.

Selanjutnya Bupati Jeneponto Paris Yasir, Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau, serta Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam. 

Tak hanya itu, posisi Wakil Gubernur Sulsel juga dijabat kader NasDem, Fatmawati Rusdi.

Firdaus menambahkan, Syahar mesti menunjukkan kepemimpinan yang solid dan mampu mengonsolidasikan kekuatan partai.

“Syahar harus membuat acara besar pula ketimbang PSI yang akan menggelar Rakernas awal tahun ini di Makassar,” tandasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved