Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kades Bonto Sinala Bantah Anak Gunakan Randis Tiap Hari ke Sekolah

Agus menegaskan informasi beredar tersebut tidak benar dan dinilai menggiring opini negatif

Tayang:
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com
Kolase foto Kepala Desa Bonto Sinala, Kecamatan Sinjai Borong, Agus yang diterima Tribun-Timur. Agus membantah tudingan anaknya menggunakan kendaraan dinas desa setiap hari untuk pergi ke sekolah 
Ringkasan Berita:
  • Agus menegaskan informasi yang beredar tersebut tidak benar dan dinilai menggiring opini negatif di tengah masyarakat
  • Ia menjelaskan saat itu anaknya terpaksa diantar menggunakan mobil desa karena ban motor yang digunakan tiba-tiba bocor
  • Menurut Agus, penggunaan mobil dinas tersebut juga hanya sebatas mengantar anaknya ke sekolah dan kendaraan langsung dibawa pulang kembali oleh sepupunya

 

TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI— Kepala Desa Bonto Sinala, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai, Agus membantah tudingan anaknya menggunakan kendaraan dinas desa setiap hari untuk pergi ke sekolah.

Agus menegaskan informasi yang beredar tersebut tidak benar dan dinilai menggiring opini negatif di tengah masyarakat.

“Mobil dinas itu tidak dipakai setiap hari ke sekolah. Selama kendaraan itu ada, baru satu kali digunakan karena kondisi mendesak,” kata Agus, kepada Tribun-Timur (27/5/2026).

Ia menjelaskan saat itu anaknya terpaksa diantar menggunakan mobil desa karena ban motor yang digunakan tiba-tiba bocor.

Menurut Agus, penggunaan mobil dinas tersebut juga hanya sebatas mengantar anaknya ke sekolah dan kendaraan langsung dibawa pulang kembali oleh sepupunya.

“Anak saya tidak pergi sendiri. Ada sepupunya yang mengantar lalu membawa pulang kembali mobil itu setelah sampai di sekolah,” ujarnya.

Terkait motor dinas desa, Agus mengakui kendaraan tersebut memang sempat dipakai anaknya.

Namun, penggunaan itu hanya sementara karena motor pribadi anaknya sedang rusak.

“Motor dinas memang pernah dipakai sementara karena motor pribadinya rusak. Sekarang motornya sudah diperbaiki dan kendaraan dinas itu tidak digunakan lagi,” katanya.

Terkait adanya informasi rencana demonstrasi warga, Agus mengaku siap menerima jika aksi tersebut benar terjadi selama dilakukan sesuai fakta dan aturan.

“Kalau memang ada demo warga, kami siap menerima selama aspirasi yang disampaikan berdasarkan fakta, bukan opini yang dibuat-buat,” katanya.

Sebelumnya, warga Desa Bonto Sinala menyoroti dugaan penyalahgunaan fasilitas desa setelah anak kepala desa berinisial AN disebut kerap menggunakan kendaraan dinas untuk pergi ke sekolah.

Warga setempat bernama Riswan mengatakan AN diduga menggunakan mobil maupun motor dinas desa hampir setiap hari untuk aktivitas sekolah.

AN diketahui merupakan pelajar kelas satu di SMA Negeri 8 Borong.

“Hampir setiap hari AN menggunakan motor atau mobil dinas Desa Bonto,” kata Riswan kepada Tribun-Timur.

Menurut Riswan, kendaraan dinas seharusnya digunakan untuk menunjang pelayanan masyarakat, bukan dipakai layaknya kendaraan pribadi.

“Kami sayangkan tindakan tersebut padahal fasilitas tersebut diperuntukkan bagi pelayanan masyarakat desa setempat,” ujarnya.

Warga lainnya, Suardi mengaku penggunaan kendaraan dinas desa oleh anak kepala desa sudah lama menjadi perhatian masyarakat.

“Sudah beberapa warga yang memberikan teguran kepada pihak terkait, namun penggunaan kendaraan dinas desa tetap terus berlangsung,” katanya.

Suardi berharap pemerintah menindaklanjuti persoalan tersebut demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan desa.

“Kami berharap masalah ini diproses baik. Jika tidak ditindaklanjuti, kami berencana melakukan demonstrasi,” ujarnya.

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved