Proyek Mangkrak
Proyek Dapur MBG di Sinjai Mangkrak, Pelaksana Berutang Material
Pembangunan itu merupakan bagian proyek Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG milik Badan Gizi Nasional.
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI— Pembangunan dapur program makan bergizi gratis Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan Selatan, mandek.
Proyek tersebut berada di Kelurahan Sangiasseri, Kecamatan Sinjai Selatan.
Pembangunan itu merupakan bagian proyek Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG milik Badan Gizi Nasional.
Paket pembangunan SPPG tersebut mencakup wilayah Takalar, Bantaeng, dan Sinjai.
Bangunan dapur dibangun di atas lahan milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Aset lahan telah dialihkan kepada Badan Gizi Nasional untuk pembangunan fasilitas program makan bergizi gratis.
Pelaksana lapangan PT Abadi Jaya Indotama, Andi Toto, mengungkapkan pekerjaan dihentikan karena pendanaan belum cair.
“Terpaksa dihentikan karena tidak cari anggarannya dari BGN,” kata Andi Toto kepada Tribun-Timur, Rabu (13/5/2026).
Andi Toto ungkap pembangunan SPPG itu mulai dibangun pada November 2025 menggunakan desain prototipe yang diterapkan seragam di seluruh Indonesia.
“BGN tidak pernah mentransfer dana pembangunan sampai saat ini,” ujarnya.
Menurut Andi Toto, pembangunan saat ini baru mencakup bangunan dapur dan fasilitas dasar pendukung.
Peralatan dapur dan kendaraan operasional belum termasuk dalam tahap pembangunan tersebut.
“Ini baru pembangunan dapurnya saja. Bangunannya sudah berdiri,” katanya.
Akibat tersendatnya pendanaan, bangunan yang telah mulai berdiri belum dapat difungsikan.
Pengerjaan proyek saat ini terhenti sambil menunggu realisasi anggaran dari Badan Gizi Nasional.
“Mau bagaimana lagi, bangunan kami mangkrak. Bahkan dana yang digunakan bangunan ini uang pribadi saya dan utang ke toko dan penyedia material,” katanya.
Ia berharap pemerintah pusat segera mencairkan anggaran pembangunan SPPG di Sinjai.
“Semoga pembangunan dapat dilanjutkan dan segera dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.
Koordinator SPPG Sinjai, Sapriadi, ungkap sebanyak 26 SPPG telah beroperasi di Kabupaten Sinjai.
SPPG tersebut tersebar di delapan kecamatan di Kabupaten Sinjai.
Kecamatan Pulau Sembilan menjadi satu-satunya wilayah yang belum memiliki SPPG beroperasi.
Sebanyak 64.387 di Sinjai penerima manfaat telah terlayani melalui program makan bergizi gratis tersebut,” katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/DAPUR-MBG-Penampakan-proyek-pembangunan-SPPG-di-Kelurahan-Sangiasseri.jpg)