Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Hindari Antrean Panjang, Pengendara di Parepare Beralih ke BBM Nonsubsidi

Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat memadati area pengisian BBM SPBU 74.911.54 Parepare

Tayang:
Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Rachmat Ariadi
ANTREAN SPBU. Suasana antrean kendaraan di SPBU 74.911.54 yang terletak di Jalan Poros Parepare-Pinrang, tepatnya di Jl HM Arsyad, Watang Soreang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Rabu (25/3/2026). Sejumlah pengendara beralih gunakan nonsubsidi untuk hindari antrean. 

Ringkasan Berita:
  • Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat memadati area pengisian BBM SPBU 74.911.54 Parepare
  • Kondisi kepadatan kendaraan juga terlihat di SPBU 74.911.60 Ujung Bulu, Kecamatan Ujung, Parepare
  • Kendaraan bermotor juga terlihat mengantre

 

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE -- Antrean kendaraan terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (25/3/2026).

Seperti yang terlihat di SPBU 74.911.54 yang terletak di Jalan Poros Parepare-Pinrang, tepatnya di Jl HM Arsyad, Watang Soreang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare.

Pantauan Tribun-Timur.com, sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat memadati area pengisian BBM.

Sejumlah truk juga terlihat mengantre di tempat khusus pengisian solar.

Namun kendaraan yang mengantre masih berada di area SPBU.

Sehingga tidak mengganggu pergerakan arus lalu lintas Jalan Trans Sulawesi.

Kondisi kepadatan kendaraan juga terlihat di SPBU 74.911.60 Ujung Bulu, Kecamatan Ujung, Parepare.

Kendaraan bermotor juga terlihat mengantre.

"Iye normal ji semua, stok aman," kata salah seorang petugas SPBU Soreang. 

Salah seorang pengendara mobil, Amir mengatakan, dirinya terpaksa menggunakan BBM Nonsubsidi jenis Pertamax untuk menghindari antrean panjang di pengisian BBM subsidi atau Pertalite.

"Kalau Pertalite lama sekali menunggu, jadi pake Pertamax. Tadi sudah antre Pertalite tapi pindah," katanya kepada Tribun-Timur.com.

Amir mengungkap, dirinya hendak pulang ke Kota Makassar bersama keluarganya setelah melakukan perjalanan mudik di Kabupaten Enrekang.

"Habis mudik di Enrekang, balik lagi ke Makassar karena sudah masuk kerja," ungkapnya.

Senada dengan itu pengendara motor, Rizki mengutarakan, menggunakan BBM Pertamax untuk menghindari antrean panjang.

"Daripada antre panjang, jadi pake Pertamax, cuma selisih Rp 2 ribu dari Pertalite," ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved