Perjalanan Epik Om Daeng
Tips Touring Lintas 12 Negara ala Om Daeng
Biker asal Gowa, Om Daeng, bagikan tips touring lintas negara, mulai persiapan dokumen, servis motor, hingga menghadapi rute ekstrem.
Ringkasan Berita:
- Om Daeng, biker asal Gowa, menempuh touring lintas 12 negara hingga Mekah.
- Ia membagikan tips penting, mulai persiapan dokumen, servis motor rutin, hingga strategi menghadapi rute ekstrem.
- Perjalanan 7 bulan ini jadi pengalaman seumur hidup dan inspirasi bagi penggemar touring.
TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA - Touring lintas negara dengan sepeda motor bukan sekadar hobi, tapi butuh persiapan matang.
Anshar (42), alias Om Daeng, biker asal Pakkatto, Gowa, Sulawesi Selatan, membagikan pengalaman dan tipsnya singkat setelah menempuh 7 bulan perjalanan ke Mekah melintasi 12 negara di Yamaha Rev Festival, Senayan Park, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, Sabtu (21/12/2025) malam.
Yamaha Rev Festival event perdana Yamaha setelah 10 tahun atau pascacovid-19.
Event ini berlangsung hingga hari ini, Minggu (22/12/2025).
Om Daeng turut hadir sebagai Guest Star setelah penampilan pengunjung dihibur Feel Koplo.
Pria berkaca mata ini memakai kaos hitam bergambar Sultan Hasanuddin.
Ia menonjolkan ciri khas sebagai orang Sulawesi Selatan.
Om Daeng memulai perjalanan dari Lumajang, Jawa Timur, pada 15 April 2025, dan tiba di Mekah pada 11 November 2025.
Ia menempuh total 27 ribu kilometer, melewati negara seperti Malaysia, Thailand, Laos, China, Kazakhstan, Uzbekistan, Tajikistan, Afghanistan, Iran, Uni Emirat Arab, Oman, hingga Arab Saudi.
Ia menekankan bahwa persiapan dokumen adalah kunci utama. Setiap pengendara harus memiliki paspor, visa, dan Carnet de Passages en Douane (CDP), atau “paspor motor”.
Beberapa negara juga mewajibkan BPKB motor.
“Persiapan harus matang agar tidak putar balik di jalan karena kurang dokumen. Survei rute tiap negara penting supaya tahu kondisi jalan dan regulasi,” ujarnya.
Hal serupa juga ia sampaikan di sesi Talk Show bersama Om Daeng di Yamaha FSS Cempaka Putih di Jl. Letjen Soeprapto No. 402, Jakarta Pusat, Jumat (19/12/2025) pukul 10.00 WIB.
Menurut ayah dua anak ini, selain dokumen, perawatan motor secara rutin juga penting.
Om Daeng menggunakan Yamaha XMAX keluaran 2018 yang sudah ia uji keliling Indonesia selama tiga tahun sebelum touring ke Mekah.
Setiap 2.000 kilometer, ia melakukan servis.
Di beberapa negara seperti Malaysia, Thailand, dan Uni Emirat Arab, jaringan bengkel resmi membantu menjaga performa motor.
Rute ekstrem seperti di Afghanistan yang tanpa aspal atau gurun pasir membuat stamina dan mental diuji.
Ia mengaku sempat terguling beberapa kali dan numpang di warung pinggir jalan karena minim infrastruktur.
Baca juga: 27.000 Km Lintas 12 Negara, Om Daeng Asal Pakatto Gowa Tuntaskan Umrah Naik XMAX
Tips Touring Ala Om Daeng
Beberapa tips ala Om Daeng sebagai berikut:
-Nikmati perjalanan dan siap mental menghadapi kondisi ekstrem.
-Selalu bawa dokumentasi lengkap, termasuk paspor, visa, dan CDP.
-Lakukan riset negara yang akan dilalui, termasuk regulasi dan kondisi jalan.
-Servis motor rutin, perhatikan peralatan darurat, dan bawa kamera untuk dokumentasi.
Pengalaman 7 bulan lintas negara menghabiskan biaya sekitar Rp300 juta.
Termasuk logistik, dokumentasi, dan biaya kru pendamping.
Meski berat, Om Daeng menilai perjalanan itu worth it dan menjadi pengalaman seumur hidup.
Setelah Mekah, Om Daeng berencana touring keliling Sulawesi selama 1,5 bulan sebelum melanjutkan rencana keliling Eropa.
Ia juga tergabung dalam komunitas Maxi Lumajang dan aktif membuat konten kreator untuk membagikan perjalanan dan tipsnya di Instagram @omdaeng. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2025-12-21-yamaha-rev.jpg)