Opini
Menagih Tanggung Jawab Pidana di Balik Program MBG
Banyak pihak menyuarakan kekhawatiran, anggarannya terlalu besar, sistemnya belum jelas, pengawasannya lemah.
Tayang:
Editor:
Sudirman
Program sebesar MBG lahir dari keputusan di level atas. Kalau ada yang salah, tanggung jawab juga harus ke atas.
Hukum kita sebenarnya sudah punya alatnya. Tinggal apakah kita berani memakainya atau tidak.
Kalau BGN dan pemerintah terus aman meskipun peringatan publik diabaikan, maka kita sedang membangun budaya impunitas, semakin tinggi jabatan, semakin besar programnya, semakin sulit dihukum.
Ini pesan yang salah. Republik ini harus dikelola dengan serius. Kalau tidak, kita hanya akan terus menyaksikan program-program besar yang indah di atas kertas, tapi busuk di dalam pelaksanaannya. Dan rakyat, yang katanya dibela, akan kembali jadi korban.
Berita Terkait: #Opini
| Ketika Bahasa Penguasa Kehilangan Empati |
|
|---|
| Ketika Semua Ingin Cepat: Dosen di Tengah Budaya Instan |
|
|---|
| Rupiah Melemah dan Krisis Kedaulatan Ekonomi: Membaca Baqir as-Sadr dan Horizon Ekonomi Muqawamah |
|
|---|
| Nanik Cs: Solusi atau Sekadar Pergantian Aktor? |
|
|---|
| Depresiasi Rupiah dan Tantangan Riset di Perguruan Tinggi Kita |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20250725-Rusdianto-Sudirman.jpg)